Page 29 - Profil Kesehatan 2015
P. 29
BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
Dalam menilai derajat kesehatan masyarakat, terdapat beberapa indikator yang
dapat digunakan. Indikator-indikator tersebut pada umumnya tercermin dalam kondisi
angka kematian, angka kesakitan dan status gizi. Derajat kesehatan masyarakat di
digambarkan melalui Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKABA),
Angka Kematian Ibu (AKI), angka morbiditas beberapa penyakit, dan status gizi.
Derajat kesehatan masyarakat juga dipengaruhi oleh banyak faktor yang tidak
hanya berasal dari sektor kesehatan seperti pelayanan kesehatan dan ketersediaan
sarana dan prasarana kesehatan, melainkan juga dipengaruhi faktor ekonomi,
pendidikan, lingkungan sosial, keturunan dan faktor lainnya.
A. ANGKA KEMATIAN
1. Angka Kematian Neonatal per 1.000 Kelahiran Hidup
Angka Kematian Neonatal (AKN) merupakan jumlah kematian bayi umur
kurang dari 28 hari (0-28 hari) per 1.000 kelahiran hidup dalam kurun waktu satu
tahun. AKN menggambarkan tingkat pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk
antenatal care, pertolongan persalinan, dan postnatal ibu hamil. Semakin tinggi
angka kematian neonatal, berarti semakin rendah tingkat pelayanan kesehatan
ibu dan anak.
Gambar 3.1
Angka Kematian Neonatal Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015
120,00
100,00
100,00 78,78 78,95 82,20 82,61 85,37 85,67 86,26 86,76 89,03 95,56
80,00 59,80 60,32 60,54 61,22 63,48 64,75 66,10 66,86 67,93 71,80 75,00 76,87 59,60
52,45 54,07 57,38 57,66 58,38
60,00 45,44 46,83 47,12 48,34
40,00 24,35 31,05
20,00 6,62
0,00
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2015
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 12

