Page 96 - Profil Kesehatan 2014
P. 96
Jumlah kunjungan gangguan jiwa tahun 2014 di Provinsi Jawa Tengah
sebanyak 260.247. Kunjungan gangguan jiwa di rumah sakit sebesar 49,57%,
hampir sama dengan kunjungan gangguan jiwa di puskesmas dan sarkes lain
(50,43%).
4. Angka Kematian Pasien Rumah Sakit
Angka kematian umum penderita yang dirawat di RS/GDR (Gross
Death Rate) berguna untuk mengetahui mutu pelayanan/perawatan di Rumah
Sakit. Semakin rendah GDR, berarti mutu pelayanan rumah sakit semakin
baik. Dari data yang masuk dari kabupaten/kota yaitu sebanyak 182 rumah
sakit yang melaporkan datanya, angka rata-rata GDR tahun 2014 sebesar
30,77 per 1.000 penderita keluar. Sesuai standar nilai GDR seyogyanya tidak
lebih dari 45 per 1.000 penderita keluar Rumah Sakit. Dari rata-rata GDR di
Rumah Sakit di Provinsi Jawa Tengah masih dalam batas nilai standar minimal
GDR Rumah Sakit.
Sedangkan angka NDR tahun 2014 sebesar 17,75 per 1.000 penderita
keluar. Hal ini menggambarkan bahwa angka kematian neto Rumah Sakit di
Jawa Tengah dianggap masih memenuhi standar. NDR pada suatu Rumah
Sakit dapat ditolerir apabila nilai kurang dari 25 per 1.000 penderita keluar.
NDR merupakan angka kematian ≥ 48 jam setelah dirawat per 1000
penderita keluar. Indkator ini merupakan indikator untuk menilai mutu
pelayanan Rumah Sakit, karena pasien yang meninggal < 48 jam setelah
dirawat memberikan gambaran upaya Rumah Sakit di dalam menyelamatkan
jiwa pasien. Pasien yang meninggal < 48 jam setelah dirawat sangat
dipengaruhi oleh tingkat keparahan pasien pada waktu masuk Rumah Sakit.
5. Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit
Tingkat pemanfaatan tempat tidur Rumah Sakit di Jawa Tengah tahun
2014 sebesar 51,8 %. Nilai parameter BOR Ruah Sakit idealnya antara 60 –
85 %. Indikator ini memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat
pemanfaatan tempat tidur Rumah Sakit. BOR di Jawa Tengah masih rendah,
hal ini dikarenakan jumlah Rumah Sakit di Jawa Tengah yang cukup banyak
(284 RS).
BTO tahun 2014 pada Rumah Sakit di Jawa Tengah sebesar 48,5, masih
dalam batas normal. BTO menunjukkan frekuensi pemakaian tempat tidur
berapa kali dalam satu satuan waktu tertentu (1 tahun) dipakai. Indikator ini
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 90

