Page 72 - Profil Kesehatan 2014
P. 72







pemberian ASI eksklusif menurut kabupaten/kota disajikan pada gambar
4.19.

Gambar 4.19
Cakupan ASI Eksklusif Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014


90.0 81.7 82.9
80.0 74.5 76.4 76.8 83.3
68.3 70.1 71.0 71.3 71.5
70.0 59.5 61.5 61.8 62.0 63.0 67.7 60.7
60.0 53.2 54.3 54.7 55.5 56.0 56.3 56.6 57.6 57.8 58.1 58.9
46.7 47.4 47.9
50.0 42.9 43.3 43.4
40.0 37.3
30.0

20.0
10.0

0.0





Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014

Permasalahan terkait pencapaian cakupan ASI Eksklusif antara lain :

a. Pemasaran susu formula masih gencar dilakukan untuk bayi 0-6 bulan yg
tidak ada masalah medis

b. Masih banyaknya perusahaan yang mempekerjakan perempuan tidak
memberi kesempatan bagi ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan untuk
melaksanakan pemberian ASI secara eksklusif. Hal ini terbukti dengan

belum tersedianya ruang laktasi dan perangkat pendukungnya

c. Masih banyak tenaga kesehatan ditingkat layanan yang belum peduli atau
belum berpihak pada pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI
Eksklusif, yaitu masih mendorong untuk memberi susu formula pada bayi

0-6 bulan.

d. Masih sangat terbatasnya tenaga konselor ASI
e. Belum maksimalnya kegiatan edukasi, sosialisasi, advokasi, dan kampanye
terkait pemberian ASI, dan belum semua rumah sakit melaksanakan 10

Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM).



Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 66
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77