Page 127 - Profil Kesehatan 2014
P. 127
Gambar 5.19
Proporsi Anggaran Kesehatan Menurut Sumber Biaya
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
5.76% 0.21%
3.42%
APBD kab/kota
APBD provinsi
APBN
PHLN
90.61%
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014
Kontribusi terbesar dari anggaran kesehatan berasal dari APBD
kabupaten/kota yaitu sebesar 90,61% dan kontribusi terendah dengan
persentase 0,21% adalah pinjaman/hibah luar negeri. Kontribusi sebesar
90,61 % berasal dari APBD kabupaten/kota meningkat dibandingkan tahun
2013 (83,27%). Hal ini merupakan respon pemerintah yang positif terhadap
pembangunan bidang kesehatan di kabupaten/kota. Kontribusi dana dari
APBD Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 sebesar 3,42%, meningkat jika
dibandingkan tahun 2013 (3,08%).
Dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah/desentralisasi, terdapat
pembagian peran dan wewenang antara pemerintah pusat dan daerah, dalam
pembangunan kesehatan, pemerintah pusat dan daerah menyediakan
pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau dan berkualitas. Untuk
mencapai tujuan tersebut, pemerintah pusat memberikan anggaran pada
daerah untuk mendanai kegiatan yang merupakan urusan daerah dan
prioritas nasional. Karena berasal dari pemerintah pusat, maka seluruh atau
sebagian dana tersebut berasal dari APBN.
Untuk kabupaten/kota dana tersebut terdiri dari DAK bidang
kesehatan dan TP BOK. Kontribusi dana APBN kabupaten/kota tersebut di
anggaran kesehatan di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2014 sebesar 5,02
%. Persentase tersebut menurun di bandingkan tahun 2013 sebesar 12,73%,
sedangkan persentase anggaran untuk APBN yang di Provinsi (Dekonsentrasi)
sebesar 0,74 meningkat bila dibandingkan pada tahun 2013 sebesar 0,63%.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 121

