Page 126 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 126
(eliminasi HIV, hepatitis B, dan sifilis) pada bayi, penularan HIV dari ibu ke
anak diharapkan akan terus menurun di tahun selanjutnya. Proporsi terbesar
kasus HIV di Jawa Tengah adalah pada penduduk kelompok usia 25 - 49
tahun.
Gambar 7.12
Persentase Kasus HIV Positif menurut jenis kelamin dan kelompok umur
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
70,0%
60,0%
50,0%
40,0%
30,0%
20,0%
10,0%
0,0%
Laki-laki (66,7%) Perempuan (33,33%)
≤ 4 th 5 - 14 th 15 - 19 th 20 - 24 th 25 - 49 th ≥ 50 th
Sumber: Data Program HIV Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
Prosentase ODHA baru ditemukan dan mengakses pengobatan ARV
pada tahun 2023 di Jawa Tengah sebesar 86,30 persen. Semua
kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki Layanan PDP (Perawatan,
Dukungan, dan Pengobatan) bagi ODHA.
Gambar 7.13
Jumlah Layanan PDP Aktif menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah tahun 2023
60
50
40
30
20
10
0
Sumber: Data Program HIV Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
4. Diare
Penyakit Diare merupakan penyakit endemis potensial Kejadian Luar
Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian di Indonesia. Target cakupan
pelayanan penderita Diare Balita yang datang ke sarana kesehatan adalah 20
persen dari perkiraan jumlah penderita Diare Balita (Insidens Diare Balita dikali
jumlah Balita di satu wilayah kerja dalam waktu satu tahun). Tahun 2023 jumlah
penderita diare Balita yang dilayani di sarana kesehatan sebanyak 114.186 atau
28,09 persen dari perkiraan diare balita di sarana kesehatan. Dari jumlah
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 107

