Page 36 - Profil Kesehatan 2015
P. 36
100.000 penduduk di suatu wilayah tertentu. Angka ini apabila dikumpulkan
serial, akan menggambarkan kecenderungan penemuan kasus dari tahun ke
tahun di wilayah tersebut. Angka ini berguna untuk menunjukkan
kecenderungan (trend) meningkat atau menurunnya penemuan pasien pada
wilayah tersebut.
CNR kasus baru BTA positif adalah angka yang menunjukkan jumlah
kasus baru TB BTA positif yang ditemukan dan tercatat diantara 100.000
penduduk di suatu wilayah tertentu. CNR kasus baru BTA positif di Jawa
Tengah tahun 2015 sebesar 115,17 per 100.000 penduduk, hal ini berarti
penemuan kasus TB BTA positif pada tahun 2015 mengalami peningkatan
dibandingkan tahun 2014 yaitu 55,99 per 100.000 penduduk. Gambaran CNR
TB BTA positif menurut kabupaten/kota tahun 2015 dapat dilihat pada
gambar 3.9.
Gambar 3.9
Angka Penemuan Kasus Tuberkulosis BTA Positif
Menurut Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015
800,00 761,72
700,00
600,00
478,70
500,00
400,00 323,13 347,32
274,84
300,00 150,69 166,18
200,00 98,04 102,90 107,90 108,99 114,51 114,56 117,16 117,59 117,74 119,22 129,80 134,54 136,43 137,53 139,24 139,33 115,17
100,00 38,38 41,32 51,26 62,08 64,21 66,18 69,39 71,01 72,22 73,23 74,19 80,30
0,00
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2015
Dari gambar 3.9. diketahui bahwa kabupaten/kota dengan CNR TB
BTA positif tertinggi adalah Kota Magelang 761,72 per 100.000 penduduk,
diikuti Kota Tegal 478,7 per 100.000 penduduk, dan Kota Surakarta 347,32
per 100.000 penduduk. Kabupaten/kota dengan CNR TB BTA positif terrendah
adalah Kabupaten Magelang 38,38 per 100.000 penduduk, diikuti Jepara
41,32 per 100.000 penduduk, dan Boyolali 51,26 per 100.000 penduduk.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 19

