Page 66 - Profil Kesehatan 2014
P. 66
peserta KB aktif menunjukkan tingkat pemanfaatan kontrasepsi di antara
PUS.
Cakupan peserta KB aktif Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 (78,6%),
mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan pencapaian tahun 2013
(80,34%). Cakupan tertinggi di Kabupaten Klaten (83,3%) dan terendah di
Kabupaten Tegal (72,3%).
10. Persentase Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi
Peserta Keluarga Berencana (KB) baru adalah Pasangan Usia Subur
(PUS) yang baru pertama kali menggunakan salah satu cara/alat dan/atau
PUS yang menggunakan kembali salah satu cara/alat kontrasepsi setelah
mereka berakhir masa kehamilannya.
Pada peserta KB baru, persentase metode kontrasepsi yang terbanyak
digunakan adalah suntikan, yakni sebesar 56,4%, kemudian pil sebesar
15,7%. Metode yang paling sedikit dipilih oleh para peserta KB baru adalah
metode operasi pria (MOP) sebanyak 0,2%, kemudian metode operasi wanita
(MOW) sebanyak 2,2%, dan kondom 4,2%).
Gambar 4.14
Persentase KB Baru Menurut Metode Kontrasepsi
Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
MOP, 0.20%
IUD, 7.50%
PIL, 15.70%
MOW, 2.20%
IMPLAN, 13.90%
KONDOM,
4.20%
SUNTIK, 56.40%
Sumber: BKKBN Prov. Jateng, 2014
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 60

