Page 59 - Profil Kesehatan 2014
P. 59
persalinan yang aman dan bersih; 2) cakupan imunisasi rutin TT yang tinggi
dan merata; 3) penyelenggaraan surveilans Tetanus Neonatorum.
Jumlah ibu hamil 2014 di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 602.468
lebih sedikit dibanding tahun 2013 (624.732), yang mendapat TT-1 sebesar
21,2%, TT-2 sebesar 22,6%, TT-3 sebesar 16,5%, TT-4 sebesar 13,5% dan
TT-5 sebesar 11,9% dan TT2+ sebanyak 64,4%. Untuk pencapaian TT2+
mengalami penurunan dibanding tahun 2013 yang mencapai 68%.
6. Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe
Program penanggulangan anemia yang dilakukan adalah memberikan
tablet tambah darah yaitu preparat Fe yang bertujuan untuk menurunkan
angka anemia pada balita, ibu hamill, ibu nifas, remaja putri, dan WUS
(Wanita Usia Subur). Penanggulangan anemi pada ibu hamil dilaksanakan
dengan memberikan 90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode
kehamilannya.
Cakupan ibu hamil mendapat 90 tablet Fe di Provinsi Jawa Tengah
pada tahun 2014 sebesar 92,5% mengalami kenaikan bila dibandingkan
dengan pencapaian tahun 2013 (90,74%). Cakupan tertinggi dicapai
Kabupaten Banyumas (98,77%) dan terendah Kabupaten Rembang (86%).
Gambar 4.7
Persentase Pemberian Tablet Fe Pada Ibu Hamil
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010-2014
100
95
90
85
80
2010 2011 2012 2013 2014
Fe 1 95,92 95,43 97,73 96,42 97,19
Fe 3 90,25 89,39 91,77 90,74 92,52
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014
Dari grafik di atas dapat diihat bahwa cakupan Fe 1 dan cakupan Fe 3
sudah cukup baik dan memadai. Hal ini dapat dilihat dari tingginya persentase
pemberian tablet Fe pada ibu hamil.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 53

