Page 18 - Profil Kesehatan 2014
P. 18







Gambar 3.1
Angka Kematian Neonatal Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014

16.00
13.54 14.00
14.00 11.99 12.44

12.00 9.96 10.87
9.78
10.00 7.99 8.15 8.16 8.77 8.91

8.00 6.45 6.46 6.84 7.27 7.31 7.32 7.49 7.50 7.58 7.64 7.91 7.93 7.96 8.06 7.52
6.00 4.76 5.38 5.58 5.77 5.88 5.91 5.95
4.55
4.00 3.17
2.00

0.00




Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2014


2. Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 Kelahiran Hidup
Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan jumlah kematian bayi (0-11

bulan) per 1000 kelahiran hidup dalam kurun waktu satu tahun. AKB
menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan masyarakat yang berkaitan

dengan faktor penyebab kematian bayi, tingkat pelayanan antenatal, status gizi
ibu hamil, tingkat keberhasilan program KIA dan KB, serta kondisi lingkungan dan

sosial ekonomi. Apabila AKB di suatu wilayah tinggi, berarti status kesehatan di
wilayah tersebut rendah.

AKB di Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 sebesar 10,08/1.000 kelahiran
hidup, terjadi sedikit penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2013 sebesar

10,41/1.000 kelahiran hidup. Dibandingkan dengan target Millenium Development
Goals (MDGs) tahun 2015 sebesar 17/1.000 kelahiran hidup maka AKB di Provinsi

Jawa Tengah tahun 2014 sudah melampaui target. Gambaran AKB di Provinsi
Jawa Tengah tahun 2010-2014 dapat dilihat pada gambar 3.2.










Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 12
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23