Page 133 - Profil Kesehatan 2014
P. 133








C. SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

1. Sarana Kesehatan
a. Jumlah rumah sakit umum dan rumah sakit khusus pada tahun 2014

adalah 214 unit dan 70 unit. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan
tahun 2013 yang masing-masing 203 unit dan 68 unit.

b. Rasio puskesmas terhadap 30.000 penduduk di Jawa Tengah pada tahun
2014 sebesar 0,78, masih dibawah target 1 puskesmas tiap 30.000

penduduk.
c. Jumlah Posyandu 48.315, strata mandiri 10.108 (20,85%)

d. UKBM yang dibahas disini adalah PKD dan Desa siaga. Jumlah PKD pada
tahun 2014 sebanyak 5.703 buah, sementara jumlah Polindes 25 buah

dan Posbindu sebanyak 590 pos. jumlah desa siaga aktif di Jawa Tengah
tahun 2014 sebanyak 8.577 (99,99%) tidak ada perubahan sejak tahun

2012, dengan pencapaian strata mandiri sebesar 587 desa (6,84%) lebih
tinggi jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2013 sebanyak 437

desa (5,10%). Pencapaian tersebut juga sudah melampaui target renstra
tahun 2014 yaitu 6%.

e. Sarana produksi kefarmasian berjumlah 177 unit, sedangkan sarana
distribusi berjumlah 3.162 unit. Sarana produksi dan distribusi di Jawa

Tengah masih menunjukkan adanya ketimpangan dalam hal persebaran
jumlah. Sebagian besar sarana produksi maupun distribusi berlokasi di

kota besar seperti Semarang.
2. Tenaga Kesehatan

a. Rasio Tenaga Medis di Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 terdiri dari 20,57
tenaga Dokter Spesialis dan Dokter Umum per 100.000 penduduk, serta

3,19 tenaga Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis
b. Rasio perawat terhadap penduduk sebesar 84,97 perawat per 100.000
penduduk, Bidan sebesar 48,58 Bidan per 100.000

c. penduduk perempuan dan Perawat Gigi sebanyak 3,11 tenaga per

100.000 penduduk,
d. Berikutnya Tenaga Kefarmasian dengan jumlah total sebanyak 5.982
orang dan rasio 17,84 per 100.000 penduduk.








Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 127
   128   129   130   131   132   133   134