Author Archives: dinkes

Pelantikan Pengurus Satuan Karya Bhakti Husada Kwarda Jateng

www.dinkes.jatengprov.go.id–Rabu, 17 Juli 2019, Bertempat di Wisma Perdamaian, Semarang, dilangsungkan Pelantikan dan Pembentukan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah Masa Bakti 2019-2023.

Saka Bakti Husada yang merupakan Satuan Karya Pramuka adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

Tujuan dibentuknya SBH (Saka Bakti Husada) untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya.

(humas dinkesprov, 17/7)

Koordinasi Lintas Batas Jabar-Jateng dalam Pengendalian Rabies

www. dinkes.jatengprov.go.id–Selasa, 16 Juli 2019. Hari ini sampai besok diadakan Pertemuan Koordinasi Lintas Batas Jawa Barat – Jawa Tengah Pengendalian Rabies (GHPR) di Tegal.

Tujuannya agar terjalin kesepakatan antara kedua provinsi dalam mencegah & mengendalikan penyakit menular di wilayah lintas batas, serta mendapatkan gambaran situasi & pencegahan yang telah dilakukan oleh masing-masing provinsi. Yuk, selalu budayakan hidup sehat untuk membantu mengurangi tingkat penularan penyakit.

(humas dinkesprov 16/7)

Sosialisasi Pergub Jateng Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok

www.dinkes.jatengprov.go.id–Kamis, 11 Juli 2019, Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jateng,  bertempat di Hotel Canti Semarang, pagi sampai sore tadi telah dilaksanakan Sosialisasi Kebijakan Mendukung PHBS (Pergub Jateng Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok) di Provinsi Jawa Tengah.

Tak lupa dalam acara tersebut, dilaksanakan penandatanganan komitmen untuk mendukung Pergub KTR dari peserta yang hadir, yaitu dari Organisasi Perangkat Daerah Di Jawa Tengah, perwakilan elemen masyarakat seperti PKK dan Ormas, Organisasi Profesi Kesehatan, dan Lintas Program.

Selain sosialisasi, acara juga diselingi dengan senam peregangan, penyerahan simbolis penanda kawasan tanpa rokok kepada beberapa peserta. Dan tak lupa tandatangan komitmen untuk mendukung implementasi Pergub Jateng No.3 Tahun 2019 ini…

Mari kita dukung Pergub KTR ini, untuk Lindungi diri kita dari kemungkinan menjadi perokok pasif.  Karena Perokok pasif justru jauh lebih berbahaya.

Kerja Sama dengan Queensland University of Technology dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

www.dinkes.jatengprov.go.id–Rabu, 10 Juli 2019 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Queensland University of Technology-School Public Health and Social Work Faculty of Health, dalam hal peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Jateng.

Kerjasama meliputi digitalisasi Sistem Informasi Kesehatan dan penguatan kapasitas manajemen krisis dan penanganan kedaruratan atau kejadian luar biasa (KLB).  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dr Yulianto Prabowo, M.Kes menyebutkan bahwa kerjasama selama 5 tahun ini juga mencakup manajemen pengelolaan limbah medis serta penanganan pelayanan kesehatan masyarakat dan rumah sakit tanpa sekat. Yaitu, pelatihan sumber daya manusia, nutrisi, psikologi dan penanganan trauma.

Sehari sebelumnya diadakan penandatanganan MOU kerjasama Sister Province Jateng dengan Queensland antara Wagub Jateng Bp. H. Taj Yasin Maimoen dg Premiere Queensland.

(humas dinkesjatengprov, 10/7)

Reviuw Raperda Sistem Kesehatan Provinsi (SKP)

www.dinkes.jatengprov.go.id–Tanggal 9 Juli kemarin, telah dilaksanakan Pertemuan “Reviu Materi Muatan Perda Wilayah II”. Perda yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Sistem Kesehatan Provinsi (SKP), yang disusun sebagai inisiatif DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi E yang melibatkan pihak terkait.

Dengan adanya Raperda SKP ini, diharapkan  dapat segera diajukan dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah dan disahkan menjadi Perda sebagai peraturan dalam pengelolaan pembangunan kesehatan di tingkat Provinsi yang kuat, lebih implementatif dan bersifat mengikat dan sesuai keunikan yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

(humas dinkesjateng, 9/7)

Dibutuhkan komitmen kuat untuk mencapai Kudus menjadi Kabupaten STBM

www.dinkesjatengprov.go.id–Hari ini 10 Juli 2019, Seksi Kesling dan Kesjaor Dinkesprov Jateng melaksanakan advokasi dan penguatan kapasitas aparatur se Kab Kudus dipimpin langsung oleh Bupati Kudus, Bapak Ir. H. Muhammad Tamzil,MT di ruang rapat command center Kabupaten Kudus.

Tujuannya agar mencapai Kudus ODF (pilar 1), ( stop BABS) dan pelaksanaan 4 pilar ( CTPS, pengelolaan makanan dan minuman rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan limbah rumah tangga). Dibutuhkan komitmen yg kuat dan pemahaman yg sama utk mencapai kebutuhan kudus menjadi kabupaten STBM.

Ayo semangat Kabupaten Kudus!
Kudus pasti bisa!

(humas dinkesjatengprov, 10/7)

Orientasi Kesehatan Kerja dan Olahraga Bagi Petugas 35 Kabupaten/Kota Se-Jateng

www.dinkes.jatengprov.go.id–Senin, 8 Juli 2019, Kali ini kegiatan diselenggarakan oleh seksi kesehatan lingungan, kesehatan kerja dan olahraga nih … Yang berlangsung sejak hari ini, 8 Juli 2019 sampai 11 Juli mendatang.

Kenapa perlu dilaksanakan?
Guna meningkatkan pemahaman dan ketrampilan petugas kesehatan dalam pengelolaan kegiatan kesehatan kerja dan kesehatan olahraga di Puskesmas.

Pesertanya adalah petugas pengelola program kesehatan kerja dan kesehatan olahraha di puskesmas dari 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah.

Semoga dengan kegiatan ini akan mempertebal ilmu dan para petugas mampu mempraktekkan di lapangan… Dan bisa berkontribusi lebih banyak untuk meningkatkan Kesehatan di Jateng pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya…

(humas dinkesjatengprov 8/7)

Peresmian Gedung IBI Jateng

www.dinkesjatemgprov.go.id–Sabtu, 6 Juli 2019. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menghadiri Peresmian Gedung IBI (Ikatan Bidan Indonesia) yang juga merupakan peringatan HUT IBI ke 68.

HUT IBI tahun ini mengusung tema “Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan Kebidanan”.

Semoga IBI semakin berperan dalam kemajuan di bidang kesehatan, terutama dalam melindungi Hak Kesehatan Reproduksi.

(humas dinkesjatengprov, 6/7)

Penguatan Bank Data Kesehatan Menjadi Keharusan

www.dinkesjatengprov.go.id–Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 27 Juni 2019, membuka kegiatan Pertemuan Pencatatan dan Pelaporan Data Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Dalam arahannya, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes berharap kegiatan ini memperkuat Bank Data Kesehatan baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota.  Peran Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota diharapkan mewujudkan integrasi Data Kesehatan di tingkat Kabupaten/Kota dan dukungan guna optimalisasi integrasi SIK Jawa Tengah sehingga data dan informasi yang evidence based dapat mensupport capaian RPJMD.

Peserta pertemuan ini sejumlah 60 orang terdiri dari 35 orang Peserta Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan 25 orang peserta UPT dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu perlu diketahui bahwa di  tahun 2019, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah  telah mengembangkan unit baru terkait PSC 119 Provinsi Jateng, karenanya dibutuhkan Support PSC119 Kabupaten/Kota, baik dari sisi infrastruktur maupun sistem informasi nya. Sistem Pencatatan dan pelaporan posko yang dikembangkan secara online yang sudah diterapkan pada Posko Mudik 2019 masih butuh penyempurnaan guna persiapan Pelaporan Posko Nataru, akhir Desember ini.

Kegiatan yang berlangsung di GrandEdge Hotel Semarang tersebut berlangsung hangat disertai diskusi, hal ini dikarenakan turut hadir narasumber dari Pusdatin Kementerian Kesehatan RI (Yudianto, S.KM,M.Si) dan Praktisi PSC 119. (28/6)

Audiensi Pembentukan Pergub Komatda Jawa Tengah

www.dinkes.jatengprov.go.id–Senin, 24 Juni 2019, Ketua Komite Mata Nasional, Bapak Andi F Noya dan jajarannya. berkunjung ke  Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dalam rangka audiensi pembentukan Pergub Komatda Jawa Tengah.

Komite Mata Nasional (Komatnas) adalah suatu organisasi independen yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat seperti jurnalis/ penggiat media, LSM, organisasi profesi (misalnya Persatuan Dokter Mata Indonesia, Perdami; dan swasta (misalnya Gabungan Pengusaha Optik Indonesia, GAPOPIN). Dasar dibentuknya Komatnas adalah melalui SK Menteri Kesehatan Nomor HK 02.02/Menkes/155/2015 tanggal 15 April 2015, dengan mandat utama mendukung pemerintah dalam melakukan Penanggulangan Gangguan Penglihatan (PGP) dan pencapaian Universal Eye Health pada tahun 2030.

Saat ini, Indonesia berada pada peringkat pertama negara dengan prevalensi tinggi kebutaan yang dapat dihindari (avoidable blindness) di wilayah Asia Tenggara. Data hasil Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014 – 2016 menunjukkan Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu dari 15 provinsi di Indonesia yang berkontribusi pada tingginya prevalensi nasional. (24/6)