Author Archives: dinkes

Rekruitmen Technical Officer TB Resisten Obat, Ini Informasi Lengkapnya

www.dinkes.jatengprov.go.id===Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membuka bagi para lulusan S1 Kesehatan, diutamakan lulusan Kedokteran/ Kedokteran Umum, Rekrutmen Tenaga Technical Officer (TO) TB Resisten Obat (RO).

Lokasi penempatan untuk wilayah kerja kerja di 4-5 Kabupaten/Kota prioritas sesuai terlampir.

Lamaran dikirimkan paling lambat tanggal 9 Maret 2020, ditujukan kepada : Head of SR GF ATM Komponen TB Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Jl. Piere Tendean No 24 Semarang, 50131, Lantai IV Ruang 407).   Ketentuan dan persyaratan Rekruitmen selengkapnya==> unduh

Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan langsung/ Contact person : Bu Riana Dinkes Prov Jateng 0856-2602-256.

(19/2)

www.dinkes.jatengprov.go.id==Pagi ini (14/02/20), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendapat kehormatan untuk dikunjungi oleh Komisi V DPRD Provinsi Banten. Kunjungan diterima oleh dr. Wahyu Setianingsih, M.Kes(Epid), Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat.

Maksud dari kunjungan tersebut adalah dalam rangka studi komparasi mengenai Program PBI dalam mengentaskan kemiskinan di daerah. (humas dinkesprov, 14/2)

PPID Pembantu Dinkesprov Jateng Gelar Uji Konsekuensi DIK

www.dinkes.jatengprov.go.id=== Kegiatan PPID di Dinas Kesehatan Provinsi Jateng hari ini yaitu Pertemuan Internal PPID Pembantu Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Uji Konsekuensi.

Acara dihadiri oleh Pejabat Struktural di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sampai dengan UPT.
Dibuka dan disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah selaku Atasan PPID Pembantu dan Sekretaris Dinas Kesehatan selaku PPID Pembantu Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Sosialisasi PPID oleh Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, yaitu Dr. Wijaya, SH, MH yang mengangkat tema Optimalisasi Peran PPID dalam Tata Kelola Informasi Publik.

Dalam acara tersebut, sekaligus dilaksanakan Uji Konsekuensi yang dipandu oleh Bapak Mashuri, ST, MM dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah dan Bapak ZRP. TJ. Mulyono, S.H., M.H., Kepala Bagian Pengawasan Produk Hukum Daerah Kabupaten/Kota, Dokumentasi Dan Informasi Hukum dari Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah.

(humas dinkesprov, 11/2)

Penguatan Perencanaan Bersumber APBN Tahun 2020

www.dinkes.jatengprov.go.id==Kegiatan penguatan pelaksanaan DAK Bidang Kesehatan telah terlaksana dalam 3 hari ini (5-7 Februari 2020). Kegiatan pertemuan penguatan perencanaan bersumber APBN (DAK fisik dan non fisik) tahun 2020 di lingkungan Dinkes Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi, sinkronisasi dan sinergisme perencanaan antara provinsi dan kab/kota untuk tercapainya target prioritas pembangunan kesehatan. Diikuti oleh 101 peserta dari pengelola perencanaan DAK di Dinkes dan RS Kota/Kabupaten di Jateng. Adapun narasumber oleh Kemenkes, Dinkes Prov Jateng, dan Biro APBJ Prov. Jateng. Harapannya agar kedepan kualitas perencanaan dan penganggaran program pembangunan kesehatan semakin meningkat.. (humas dinkesprov, 7/2)

Simulasi Penanganan Pasien nCoV oleh RS Kariadi

www.dinkes.jatengprov.go.id==Hari ini, RS Kariadi melakukan simulasi penanganan pasien nCoV sebagai upaya kesiapsiagaan terhadap pademi corona virus. Dalam simulasi ini ada beberapa pihak yang dilibatkan, antara lain : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, KKP Semarang, RS Bhayangkara, RS Bhakti Wira Tamtama (RST), dan pihak-pihak terkait dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan di Jawa Tengah.

Secara garis besar, skenario yang dilakukan dalam simulasi ini adalah :
– Pasien masuk IGD menggunakan ambulance
– Pasien di terima oleh paramedis dari rumah sakit
– Petugas ambulance menyemprotkan desinfektan untuk dirinya sendiri dan mobil ambulance agar bebas dari virus
– Pasien yang sudah mendapatkan penanganan dipindah ke ruang perawatan yang diisolasi
– Pasien yang tidak dapat tertolong nyawanya akan dibungkus dalam plastik khusus sebelum dikebumikan

(humas dinkesprov, 30/1)

Tak Ada Kasus Positif CoronaVirus di Jateng

Sumber : https://jatengprov.go.id/– Rabu, 29 Januari 2020

SEMARANG-Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memastikan belum ada warga maupun ekspatriat di Jateng, yang terinfeksi Novel Corona Virus (2019-nCoV). Karenanya, masyarakat diminta tidak panik serta tak terpancing kabar yang beredar melalui platform media sosial.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, saat konferensi pers di Gedung A Lantai 1 Kantor Gubernur Jateng, Rabu (29/1/2020). Diakui, memang ada empat orang yang sempat dicurigai terpapar Corona Virus. Namun, setelah melalui perawatan di rumah sakit, belum ada satupun yang didiagnosa positif mengidap penyakit yang menyerang saluran napas itu.

“Sampai saat ini, tidak ditemukan orang yang confirm Novel Corona Virus. Ada beberapa yang kita observasi memang. Namun setelah kita observasi yang di Moewardi (RSUD Moewardi Surakarta) dipastikan bukan (negatif nCoV). Yang di Margono (RSUD Margono Purwokerto) satu orang rujukan bukan (negatif). Sementara yang di (RSUP) Kariadi Semarang secara klinis bukan, tapi untuk kewaspadaan masih di ruang isolasi. Kasus di Margono rujukan dari Cilacap, saat ini masih dalam perawatan,” ujar Yulianto.

Menurutnya, dari keempat kasus tadi, semuanya memiliki riwayat pernah pergi ke daerah Tiongkok. Secara klinis medis, mereka rerata menderita sakit seperti flu, yakni batuk, dan suhu tubuh yang naik. Namun, di antaranya, belum ada yang menunjukan gejala pneumonia yang merupakan salah satu gejala khas dari Corona Virus.

Yulianto menyebut, sebagai bentuk kewaspadaan, keempat pasien tersebut telah melalui standar pemeriksaan bagi kasus infeksi virus. Selain itu, penanganannya telah dilakukan dengan ketat, dan menempati ruang isolasi pada rumah sakit yang telah ditunjuk.

“Akan tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan, dua orang di antaranya (di RSUD Moewardi dan RSUD Margono Soekarjo) dikeluarkan dari indikasi tersebut (pengidap nCoV). Sementara, dua kasus lain, kini masih dalam pantauan tim medis, yakni di (RSUD) Kariadi dan Margono (rujukan dari Cilacap),” imbuhnya.

Sebagai bentuk kewaspadaan, pihaknya menyiagakan 10 rumah sakit khusus rujukan penyakit tersebut. Di antaranya, RSUP Kariadi, RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, RSUD Moewardi Surakarta, RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSUD Tidar Magelang dan RSUD Kardinah Tegal.

Selain itu, pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Edaran  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah  No. 443.39/271/3 tentang kesiapsiagaan dan antisipasi penyebaran penyakit pneumonia berat yang belum diketahui etiologinya. Surat itu ditujukan kepada seluruh kepala dinas kesehatan di kabupaten kota di Jateng, serta rumah sakit tipe A dan B dalam menerima rujukan.

Kewaspadaan juga dilakukan pada Bandara Jenderal Ahmad Yani, Bandara Adi Soemarmo, dan Pelabuhan Tanjung Emas, yang digunakan untuk lalu lintas orang dari luar negeri.

Belum Ada Obatnya

Yulianto menyebut Corona Virus belum ditemukan obatnya. Namun, karakter virus ini rentan dan bisa dicegah dengan menjaga pola hidup sehat.

“Virus ini memiliki karakter self eliminated selama tujuh sampai 10 hari. Jadi pasien yang kita rawat dan bisa melewati masa itu bisa selamat. Terkait pernyataan kalau makan bawang putih bisa lawan virus ini belum ada penelitian. Tapi silakan warga menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, supaya daya tahan tubuh kuat,” paparnya.

Menurut Kadinkes, Novel Corona Virus merupakan jenis baru virus yang diduga satu keluarga dengan penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Akan tetapi, virus tersebut belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia.

Virus ini memiliki masa inkubasi selama dua sampai 14 hari setelah paparan. Tandanya, adalah demam, batuk dan sesak napas. Pada kasus yang parah, bisa menyebabkan pneumonia, gagal ginjal dan kematian.

Kali pertama, virus ini dilaporkan pada Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Saat itu, ditemukan kasus pneumonia yang belum diketahui etiologinya. Hingga 26 Januari 2020 sudah ditemukan 1.320 kasus di 10 negara dengan 41 kasus kematian. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)

www.dinkes.jatengprov.go.id–Tanggal 28-29 Januari 2020 dilaksanakan Rapat Penyusunan & Penetapan RUP di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.  Kegiatan ini diselenggarakan agar dalam pelaksanaan PBJ sesuai dengan RUP (Rencana Umum Pengadaan).

Dalam hal ini juga dilihat SIRUP apakah sudah sesuai dengan metode pemaketannya. Jika tidak sesuai dapat dilakukan revisi melalui aplikasi SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan).

Turut hadir sebagai narasumber dari Biro Keuangan & BMN Setjen Kemenkes RI, Biro APBJ Setda Prov Jateng, dan Biro Bangda Setda Prov.Jateng. (humas dinkesprov, 28/1)

Siapsiaga Hadapi Pandemi Coronavirus di Jawa Tengah

www.dinkes.jatengprov.go.id-=Pagi ini (28/01/2020), dilaksanakan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pandemi Corona Virus di Jawa Tengah bertempat di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.  Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa stakeholder dari Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Kab/Kota, Kesdam IV Diponegoro, Biddokkes Polda Jateng, KKP, dll.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan serta menjaga kondusifitas dan keamanan di Jawa Tengah. (humas dinkesprov. 28/1)

Sekdin Serahkan DIPA-DPA Tahun 2020 di Lingkungan Dinkesprov Jateng

www.dinkes.jatengorov.go.id==Hari Selasa kemarin (21 Januari 2020) telah dilangsungkan acara penyerahan DIPA-DPA tahun 2020 di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Dinkes Prov.Jateng terus meningkatkan komitmen sebagai OPD dengan tupoksi di bidang kesehatan disertai upaya untuk mewujudkan menuju wilayah bebas korupsi serta reformasi birokrasi yang akuntabel. Dengan demikian, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Dinkes Prov.Jateng dapat segera merealisasikan seluruh rencana yang telah ditetapkan dalam DIPA-DPA.

Kegiatan hari ini selain penyerahan DIPA-DPA juga ada pemaparan dari Inspektorat Provinsi Jateng, BPKAD Provinsi Jawa Tengah dan DJPB Provinsi Jateng.  Supaya para pengelola keuangan semakin mantap langkahnya untuk merealisasikan DIPA-DPA. (humas dinkesprov, 21/1)

Kadinkes Dampingi Gubernur Pantau Banjir Purwodadi

www.dinkes.jatengprov.go.id–  Kepala Dinas Kesehatan Yulianto Prabowo, mendampingi Gubernur Jateng meninjau kondisi banjir di Grobogan, Kamis, 9 Januari 2020.  Selain itu juga meninjau kesiapan dapur umum untuk korban banjir.

Kadinkesprov Jateng juga berpesan agar ” jaga kesehatan dari bahaya leptospirosis”

Karena dimusim penghujan ini, apalagi daerah terkena banjir, leptospirosis menjadi salah satu penyakit yang berbahaya.

(humas dinkesprov, 9/1)