Tag Archives: Dinkes

Semarang-Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mengikuti kegiatan pertemuan Bulan Imunisasi Anak Nasiobal (BIAN) bagi Kwarda Jawa Tengah.
Pelaksanaan BIAN adalah upaya pemberian imunisasi yang dilaksanakan secara integrasi meliputi 2 kegiatan yaitu pertama kegiatan imunisasi tambahan berupa pemberian satu dosis imunisasi campak rubela secara massal, kedua kegiatan imunisasi kejar berupa pemberian satu atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi satus anak usia 12 sampai 59 bulan dengan target cakupan 80%.
Mari bersama menggerakkan sasaran untuk hadir membawa putra putrinya melengkapi imunisasi ke Pelayanan Kesehatan (Posyandu, Pustu, Puskesmas dan Pos2 yang ditunjuk) untuk mendapatkan imunisasi MR dan imunisasi kejar OPV, IPV, DPTHB-Hib.
(humas dinkesprov, 10/8)

Surabaya-Hari ini, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berkesempatan melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya bersama Komisi E DPRD Jawa Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau pelayanan kesehatan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan pelaksanaan BLUD.  Harapannya penerapan pola pengelolaan keuangan BLU, akan diperoleh sejumlah fasilitas kemudahan, antara lain fleksibilitas dalam penggunaan langsung atas pendapatan RSUD yang diperoleh dari kegiatan operasional.

 

(humas dinkesprov, 27/7)

Pertemuan Ketahanan Kesehatan Melalui Transformasi Sumber Daya Manusia

Beberapa saat yang lalu, dilaksanakan Pertemuan Ketahanan Kesehatan Melalui Transformasi Sumber Daya Manusia yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota dan Ketua IDI Kab/Kota se-Jawa Tengah.

Pada kesempatan ini, Menteri Kesehatan RI menyempatkan diri untuk mengisi materi seputar Reform yang akan dilakukan di bidang Kesehatan termasuk didalamnya mengenai transformasi Sumber Daya Manusia, serta membuka tanya jawab dengan peserta pertemuan.

(humas dinkesprov, 23/7)

Rembuk Aksi Kolaborasi Untuk Imunisasi

Yogyakarta-Jumat (22/07), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah terlibat dalam kegiatan Rembuk Aksi Kolaborasi Untuk Imunisasi yang dihadiri oleh masing-masing perwakilan Pemerintah Provinsi se-Jawa dan Bali. Dalam kesempatan yang diberikan, beliau melaporkan bahwa launching imunisasi Kejar di Jawa Tengah sudah dilakukan sejak bulan Juni lalu sekaligus menyongsong Bulan Imunisasi Anak (BIAN).

Kegiatan imunisasi berkolaborasi dengan berbagai sektor termasuk menggandeng organisasi profesi. Tidak hanya melakukan imunisasi tetapi juga dilakukan edukasi bagi mungkin yang menolak imunisasi. Terakhir, beliau juga berterimakasih kepada Kemnkes karena untuk Jawa Tengah telah digratiskan imunisasi HPV.

 

(humas dinkesprov, 22/7)

Pemantauan Program Penurunan Stunting, AKI dan AKB di Kabupaten Brebes

Brebes-Selain kunjungan kerja di puskesmas, dilaksanakan juga pemantauan program penurunan stunting, AKI dan AKB di Kabupaten Brebes.  Kunjungan kerja pertama dilaksanakan Program penanganan Balita dibawah 2 tahun dengan masalah gizi dengan pemberian makanan yg disiapkan oleh kader di Desa Sengon, Kec. Tanjung, Kab. Brebes. Salah satu anak Baduta dengan masalah gizi kurang an. A 19 bulan dengan berat badan 9 Kg. Kegiatan ini merupakan Program Kerja sama dengan FKPPI (Forum Komunikasi Posyandu Indonesia) dalam upaya penanganan masalah gizi kurang dan stunting.
Kemudian dilanjutkan kunjungan ke Rumah Sigap di Desa Kluwut, Kab. Brebes dalam upaya penurunan stunting, dan penurunan AKI dan AKB yang kerjasama dengan TANOTO Foundation melalui Rumah Sigap ini. Kegiatan dilakukan pemantauan pada pemeriksaan Ibu Hamil dengan memantau ANC, pemantauan Bayi dan Balita.
(humas dinkesprov, 15/7)

In House Training Penataan Arsip di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng

Semarang-Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan in house training penataan arsip untuk menyelesaikan problematika kearsipan guna mewujudkan keamanan informasi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan cara menyimpan arsip menggunakan klasifikasi, indeks supaya dapar ditemukan dengan mudah dan cepat, menyediakan ruangan central file untuk arsip aktif dan records centre untuk mengurangi volume arsip inaktif, selanjutnya melaksanakan penyusutan arsip yang terdiri dari pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, pemusnahan arsip yang telah habis retensinya dan tidak memiliki nilai guna sesuai dengan peraturan per UU an, kemudian penyerahan arsip statis oleh pencipta arsip kepada lembaga kearsipan.

(humas dinkesprov, 8/7)

 

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Operasional Kegiatan (RAKORPOK) Kegiatan APBD TA 2022

Sukoharjo-Pertemuan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Operasional Kegiatan (RAKORPOK) merupakan sarana koordinasi, pengendalian, monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program dan Kegiatan APBD Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

Masing-masing Bidang dan UPT menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan kegiatan APBD meliputi realisasi fisik, keuangan, pendapatan, pengadaan, termasuk mengevaluasi capaian indikator kinerja bidang kesehatan. Hal yang masih perlu mendapat perhatian adalah capaian realisasi keuangan yang masih di bawah target dan capaian indikator kinerja Angka Kematian Ibu (AKI).

Harapannya, kegiatan dapat memberikan masukan perbaikan, peningkatan realisasi pelaksanaan kegiatan APBD dan realisasi capaian indikator kinerja ke depannya.

(humas dinkesprov, 7/7)

PIT PERBANI Diharapkan Mendukung Program Prioritas Kesehatan di Jawa Tengah

Semarang-Hari ini (30/6), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mewakili Gubernur Jawa Tengah dalam kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT PERBANI) XXIX Post Pandemic Era: Pediatric Surgery -Challenges.
Diharapkan terselenggaranya PIT Perbani ke-29 tahun 2022 ini, Perbani menjadi Organisasi yang mampu memberi warna dalam mendukung Program Prioritas Kesehatan di Indonesia dan Jawa Tengah pada khususnya.
Selain itu,  dalam melakukan tindakan medis selalu di dasarkan pada informed consent,  memperhatikan hal – hak pasien yang tercantum dalam Undang – Undang Rumah Sakit, antara lain:
  • memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi;
  • memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional;
  • memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi;
  • mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan;
  • mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya.
PERBANI merupakan satu-satunya organisasi keprofesian Dokter Spesialis Bedah Anak Di Indonesia dan berada dibawah naungan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
(humas dinkesprov, 30/6)

Pameran Produk Alat Kesehatan Dalam Negeri dan Talkshow Kesehatan Mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Semarang – Setelah upaya mendorong kemandirian pengobatan melalui pencanangan jamu, OHT, fitofarmaka dan sumber pangan lokal beberapa saat yang lalu. Hari ini dilaksanakan Pameran Produk Alat Kesehatan Dalam Negeri dan Talkshow Kesehatan Mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk mendukung kemandirian industri alat kesehatan.
Potensi Jawa Tengah sendiri untuk industri ini adalah sudah ada 109 produsen yang tersebar di 23 Kab/Kota dan 87 cabang distributor alkes yg tersebar di 10 Kab/Kota. Hal ini didukung dengan banyaknya sarana kesehatan dari faskes tingkat pertama sampai Rumah Sakit yang berpotensi menjadi konsumen untuk produk alat kesehatan tersebut.
Diharapkan dengan dua kegiatan tersebut diharapkan kemandirian industri farmasi dan alat kesehatan dapat tercapai.
(humas dinkesprov, 27/6)

Percepatan Vaksinasi dan Sosialisasi BIAN di Kabupaten Pemalang

Semarang-Hari ini dilaksanakan kunjungan ke Kabupaten Pemalang. Daerah ini dipilih karena permasalahan vaksinasi covid-19, AKI, AKB dan Imunisasi Anak cukup serius.
Agenda pertama mengunjungi Polres Pemalang untuk memohon dukungan dalam rangka percepatan vaksinasi. Upaya dari Polres Pemalang saat ini mengaktifkan dengan 1 anggota membawa 7 orang vaksin.
Kemudian dilanjutkan Sosialisasi BIAN untuk mendongkrak ketercapaian imunisasi Anak karena sebanyak 1,7 juta anak di Indonesia belum mendapatkan Imunisasi dassr lengkap. Pemalang sendiri ditargetkan melakukan imunisasi anak sebanyak 80.000an. Selain itu juga diingatkan kembali untuk memperhatikan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB) agar dapat ditekan.
(humas dinkesprov, 22/6)