Tak Berkategori

Pendampingan Penyusunan Rencana Kontingensi Bidang Kesehatan

www.dinkesjatengprov.go.id– Sampai 3 hari kedepan, diselenggarakan Pertemuan Pendampingan Penyusunan Rencana Kontingensi Bidang Kesehatan.

Bertempat di Klaten, sejak tanggal 26-28 November 2019, acara kesiapsiagaan ini, disiapkan bila terjadi bencana di suatu wilayah. Persiapan dari sektor bidang kesehatan dan non-kesehatan dalam menghadapi bencana, termasuk dukungan logistik dan SDM.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota, Dinas Sosial, PMI, RSUD, Puskesmas wilayah bencana, dan TNI/ Polri. Acara ini diselenggarakan oleh Seksi Surveilans dan Imunisasi sub bencana Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Dalam sela sela acara juga telah dilaksanakan skenario gladi bersih saat terjadi bencana di suatu wilayah. (humas dinkesprov, 26/11)

Sinergi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Brebes

www.dinkesjatengprov.go.id–Pagi ini, Selasa, 26 November 2019, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah turut hadir dalam Rakor Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Brebes. Rakor tersebut langsung digawangi oleh Wakil Gubernur Jateng.  Penanggulangan kemiskinan dilaksanakan pada 14 kabupaten terbawah dimana Brebes menjadi salah satunya.  Rakor ini bertujuan supaya terdapat sinergi dalam Penanggulangan Kemiskinan, dimana melibatkan OPD Provinsi Jawa Tengah, seperti Dinkes, Dinsos, Disbud, dan lainnya.

Wagub Jateng mengatakan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Brebes masih 32%, saat ini belum menjadikan efek, tetapi 15 tahun mendatang akan menjadikan beban, karena tidak bisa apa-apa.  Selain itu sebanyak 12.500 bayi di Kabupaten Brebes stunting. Harapan saya untuk Dinkes, bahwa Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG) perlu ditingkatkan lagi, dan kedepannya Jateng dapat menjadi pioner dalam program pemberian tablet tambah darah bagi remaja untuk mencegah stunting.

Semoga masalah kemiskinan di Jawa Tengah segera teratasi dan masyarakat Jawa Tengah Semakin Gayeng. (humas dinkesprov, 26/11)

Pesan Gubernur : Alokasi Anggaran 2020 Digunakan dengan Efektif dan Akuntabel

www.dinkesjatengprov.go.id–Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat alokasi APBN sebesar Rp 111,05 triliun pada tahun anggaran 2020. Dari jumlah tersebut DIPA Jateng naik 8,45 persen dari tahun sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan Alokasi DIPA awal tahun 2019, terdapat kenaikan sebesar 8,45% namun masih dibawah alokasi DIPA terakhir, karena di tahun 2019 terdapat penambahan alokasi sebesar 4,89 Triliun.

Belanja negara yang produktif akan diarahkan untuk mendorong peningkatan kualias Sumber Daya Manusia (SDM); penguatan program perlindungan social; akselerasi pembangunan infrastruktur, birokrasi yang efisien, melayani dan bebas korupsi; serta antisipasi ketidakpastian. “Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun 2020 diarahkan untuk perbaikan kualitas layanan dasar publik, akselerasi daya saing dan mendorong belanja produktif,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap alokasi anggaran tahun 2020 dapat digunakan dengan efektif dan akuntabel untuk peningkatan pembangunan serta pemerataan pembangunan di seluruh pelosok wilayah.

Jalan Sehat dalam Rangka HUT KORPRI Ke-48

www.dinkesjatengprov.go.id–Minggu, 24 November 2019, dalam rangka rangkaian HUT KOPRI ke-48 tahun 2019, KORPRI mengadakan kegiatan jalan sehat.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai koordinator bidang kesehatan, ikut berpartisipasi dengan membuka stand cek kesehatan untuk peserta jalan sehat.

Peringatan HKN Ke-55 Balkesmas Wilayah Pati

www.dinkesjatengprov.go.id–Berikut serangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 55 tahun 2019 pada 22 November 2019.  Melalui kolaborasi Balkesmas Wilayah Pati dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, dengan rangkaian kegiatan berikut:

  • Pengukuran kebugaran jasmani.
  • Acara puncak /acara resepsi HKN
  • Sambutan laporan penyelenggaraan
  • Penyerahan bibit tanaman lombok dan terong dari Disnakertrans Prov Jateng.
  • Penyerahan olahan makan sehat dr buah dan sayur didampingi oleh Forkompinda Kabupaten Jepara
  • Pemberian souvenir berupa bibit tanaman kepada semua peserta yg hadir

Adapun pesan dari acara ini adalah sehat itu dimulai dari diri kita sendiri. Itu semua adalah upaya untuk mencapai Generasi Sehat Indonesia Unggul.(humas dinkesprov, 22/11)

Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa

www.dinkesjatengprov.go.id–Sudah menjelang akhir tahun, telah dilakukan beberapa evaluasi.

Salah satunya, kemarin (21-22/11/12) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melakukan Pertemuan Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa. Dengan evaluasi seperti ini diharapkan Para Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. (humas dinkesprov, 22/11)

Pagelaran Pentas Seni Sehat 2019 Balkesmas Wilayah Magelang

www.dinkesjatengprov.go.id–Dalam rangkaian peringatan HKN 2019, Balkesmas Wilayah Magelang menyelengarakan Pagelaran Pentas Seni Sehat 2019 dalam Nguri – uri Budaya Jawa.  Pada pagelaran ini, ditampilkan berbagai kesenian tari seperti Topeng Ireng khas Magelang, dan Tari Sorengan.  Selain itu juga persembahan pemenang Jingle Germas dari SMK Ma’arif Kota Magelang.

Acara dikemas dalam pesta rakyat. Masyarakat sekitar Balkesmas Wilayah Magelang berdatangan selain untuk menyaksikan Pentas Seni, juga mendapatkan manfaat dengan diukur tingkat Kesehatannya, yaitu : IMT, cek gula darah, dan Tensi.  Acara semakin seru dengan diserahkan hadiah bagi para pemenang lomba penyuluhan antar siswa pondok pesantren dan lomba jingle germas antar siswa SMA/SMK di Kota Magelang.  Acara diselingi dengan adanya Doorprize, sehingga menarik antusias masyarakat.

HKN kali ini lebih menarik dengan dikombinasikan pentas seni dan budaya, tujuannya untuk membuat orang lebih tertarik dalam melakukan perilaku hidup sehat. (humas dinkesprov, 21/11)

Implementasi Keterbukaan Informasi Publik

www.dinkesjatengprov.go.id– Bertempat di Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang Jl. Raya Kaligawe KM. 4 Semarang, Jawa Tengah, Selasa 19 November 2019, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu Badan Publik SKPD Provinsi Jawa Tengah yang mengikuti Presentasi Uji Publik.  Kegiatan ini merupakan tahapan terakhir dalam pemeringkatan Badan Publik Tahun 2019.

Penilaian ini didasarkan pada hasil rapat pleno Komisioner Komisi Informasi Provinsi  Jawa Tengah atas hasil verifikasi kuesioner penilaian mandiri (Self Assessment Questionnaire) yang meliputi penilaian atas akseptabilitas website, profil badan publik, program kinerja dan keuangan, pelayanan informasi, pengadaan barang dan jasa, kelembagaan serta penguasaan informasi. Maksud dilaksanakan Presentasi Uji Publik adalah melakukan penilaian terbuka terhadap implementasi keterbukaan yang dijalankan oleh badan publik.  Adapun tujuannya adalah menetapkan kategori dan peringkat keterbukaan informasi badan publik.

Tema Presentasi Uji Publik berkaitan dengan kebijakan dan program SKPD Provinsi mengimplementasikan transparansi sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Keterbukaan Informasi Pengadaan Barang dan Jasa yang meliputi kebijakan, inovasi serta dampak keterbukaan bagi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Dihadiri oleh Tim Presentasi Uji Publik PPID Pembantu Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Drs. Agus Tri Cahyono, M.Si, Apt selaku Pejabat PPID; Rahmah Nurhayati, S.KM,M.Kes selaku Sekretaris PPID dan Mufti Agung Wibowo, S.Kom,M.IT) selaku Koordinator Pengelolaan Informasi Publik) memaparkan tentang Kebijakan dan program dalam mengimplementasikan transparansi berdasarkan UU Nomor 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta Keterbukaan Informasi Pengadaan Barang dan Jasa yang meliputi kebijakan, inovasi serta dampak keterbukaan bagi Badan Publik.

Presentasi uji publik dilakukan berkelompok, dengan waktu presentasi yang diberikan kepada setiap Badan Publik 15 (lima belas) menit dan dilanjutkan dengan pendalaman dan atau klarifikasi oleh Panelis Penilai. Adapun Panelis Penilai terdiri dari Komisioner KIP, Akademisi Universitas Sultan Agung Semarang dan Indonesia Corruption Watch. 

(mik, 19/11)

Puncak Peringatan HKN dan Deklarasi ODF Kabupaten Klaten

www. dinkesjatngprov.go.id–Hari Minggu ini,  Dinkesprov Jateng memenuhi undangan dari Kabupaten Klaten dalam Puncak Peringatan HKN, sekaligus Deklarasi ODF di Kabupaten Klaten, serta Launching “Aplikasi MATUR DOKTER” Kabupaten Klaten.

Acara dihadiri Dirjen Kesmas dan Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI. Hadir Bupati Klaten, sedangkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dihadirii oleh Ka.UPT Balkesmas Wilayah Klaten.

Kegiatan selanjutnya adalah Kunjungan oleh Dirjen Kesmas ke Desa Pesanggrahan Kecamatan Prambanan untuk melihat pelaksanaan PKTD ( Padat Karya Tunai Desa) Tahun 2018, dimana dana 100 juta utk desa lokus stunting membangun 20 jamban sehat dan sarana CTPS, sekaligus kunjugan ke rumah warga yang mendapatkan manfaat PKTD dari program Direktorat Kesling Kemenkes RI. (humas dinkesprov, 17/11)

Kampanye Peduli Penyakit Tidak Menular

www.dinkesjatengprov.go.id–Pagi ini telah diselenggarakan Kampanye Peduli Penyakit Tidak Menular dengan bermacam kegiatan didalamnya yang bertempat di SMAN 5 Semarang. Peserta kegiatan adalah guru dan pelajar serta teman2 karangtaruna. Kegiatan kampanye yang dilaksanakan diantaranya:

✅ Gerakan Tekan Obesitas
✅ Motivasi PTM
✅ Generasi Muda Sehat Jiwa

Kegiatan tersebut diisi oleh Kemenkes, HIMPSI Cabang Semarang, dan IPKJI Cabang Semarang. Disini kita bisa dapat banyak informasi bermanfaat yang tadinya kita kurang sadari masalah kesehatan. Kita bisa tahu What To Do dan Not To Do ketika telah ter diagnosis suatu penyakit.
Jangan lupa untuk selalu menerapkan strategi CERDIK untuk memantau berat badan kamu, kendalikan Hipertensi dengan PATUH, dan selalu aware terhadap kesehatan jiwa. (humas dinkesprov, 17/11)