Tak Berkategori

Dukungan Gubernur Jateng Pada Dinkesprov Jateng dalam Penanganan Covid

Semarang–Kemarin (25/06), disela-sela kegiatan bersepeda pagi, Gubernur Jawa Tengah menyempatkan diri singgah ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan dukungan & semangat dalam menangani Covid-19.

Gubernur Pantau Tempat Isolasi Rusunawa Kabupaten Semarang

Semarang–Siang ini (22/06), Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendampingi Gubernur Jawa Tengah meninjau vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Polri di Gor Pandanaran wujil, Kabupaten Semarang.

Kemudian, dilanjutkan meninjau kampung Jogo Tonggo di Kelurahan Bergas Lor dan memantau tempat isolasi di Rusunawa Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Terakhir, meninjau pasokan Oksigen di PT. Samator Gas Industri yang bertempat di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

(humas dinkesprov, 22/6)

 

Gubernur Tinjau Penanganan Covid-19 di Daerah Jepara dan Pati

Pati–Hari ini Selasa Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendampingi Bapak Gubernur Jawa Tengah mengunjungi Tempat Isolasi didaerah Jepara dan Pati. Adapun kegiatan hari ini meliputi : Rombongan Meninjau Program Jogo Tonggo dan isolasi mandiri warga sekaligus menyerahkan bantuan di Desa Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan Kab. Jepara dan Desa Kudur Kecamatan Winong Kidul Kabupqten Pati. Serta meninjau Tempat Isolasi Terpusat di BLK Pecangaan Kabupaten Jepara, meninjau penanganan pasien Covid-19 di RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara dan meninjau penanganan pasien Covid-19 di RSUD RAA Soewondo Kabupaten Pati.
Adapun Bantuan diberikan ke jogo tonggo paket sembako masing-masing : 100 paket
Masker kain  : 300 pcs
Disinfektan   : 4 jerigen @ 20 liter
Face Shield   : 100 pcs
Ke Rumah Sakit / RSUD Masing-masing
APD coverall  : 200 pcs
Masker KN 95   : 100 pcs
Masker N 95 : 100 pcs.
(humas dinkesprov, 15/6)

Gubernur Pantau Program Jogo Tonggo di Karanganyar

Karanganyar-Siang ini (12/06), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendampingi Gubernur Jawa Tengah meninjau beberapa tempat di wilayah Solo Raya. Tempat pertama, mengunjungi Desa Segorogunung Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar untuk memantau program Jogo Tonggo.

Kemudian dilanjutkan menuju RSUD dr.Soehadi Prijonegoro Kabupaten Sragen untuk meninjau penanganan pasien Covid-19 dan memberikan bantuan berupa APD, masker N95 dan obat-obatan. Selain di RSUD, beliau juga meninjau tempat isolasi mandiri dan memberikan bantuan sembako di Technopark Ganesha Sukowati Kabupaten Sragen.

Terakhir, beliau meninjau logistik dan tenaga kesehatan di Asrama Haji Donohudan.

(humas dinkesprov, 12/6)

Kunjungan Gubernur dalam Meninjau Penatalaksanaan Layanan Covid-19 di Rumah Sakit

Semarang–Hari ini kembali lagi Kadinkes Provinsi Jawa Tengah, dr.Yulianto Prabowo,M.Kes mendampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam kegiatan di beberapa titik.
Kegiatan di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan Salatiga, dalam kegiatan tersebut diberikan tambahan 2 ventilator sbg. tambahan 2 TT ICU Covid, kemudian juga dikirim APD secara lengkap melalui Dinkes Prov Jateng, dan juga memastikan bahwa Karyawan dapat makanan tambahan susu dan telur setiap hari, serta memastikan Pasien covid tanpa penunggu keluarga.
Kegiatan selanjutnya di Balai Besar Litbang dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga dalam rangka tinjauan Pemeriksaan laboratorium covid dan genom, dimana didorong untuk memeriksa banyak sampel untuk genom sequencing agar hasilnya lebih cepat dan tidak perlu dikirim sampai ke Jakarta.
Kegiatan di Asrama Haji Donohudan (AHD) Solo dalam rangka Peninjauan isolasi terpusat dari kudus dan wilayah solo raya, dalam kegiatan tersebut, Ganjar Pranowo meminta kepada penghuni di asrama untuk meningkatkan imun dengan olah raga, dan kecukupan gizi.
Jawa Tengah masih terus meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri dan sesama, karen covidn masih ada dan nyata.
(humas jatengprov, 9/6)

Minat Vaksin di Jateng Tinggi, Ganjar Ikut Tertibkan Antrean

Semarang–Dikutip dalam laman www.jatengprov.go.id, Antusiasme masyarakat Jawa Tengah terhadap vaksin tinggi. Terbukti, dari penyelenggaraan Sentra Vaksinasi Gradhika terus ramai dikunjungi ribuan warga sejak dimulai pada Selasa (8/6).
Bahkan, di hari kedua ini sempat terjadi keramaian akibat membludaknya peserta dari masyarakat yang ingin segera divaksin. Namun, dalam waktu satu jam antrean yang membludak dapat ditertibkan petugas.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang sedang gowes, pun turut menertibkan antrean. Ganjar meminta para peserta yang datang pagi tadi tertib dan tetap menjaga protokol kesehatan dengan jaga jarak.
“Prioritaskan yang di atas 50 tahun. Kalau yang di bawah 50 tahun tanpa mengantar yang senior kita tolak. Silahkan. Kita prioritas yang di atas 50 tahun dulu. Ayo antri-antri, jangan bergerombol. Saya mohon kesadaran panjenengan. Masuknya antri tidak boleh rebutan,” ucap Ganjar.
Sembari mengingatkan pengantre, Ganjar juga meminta agar petugas vaksinasi mulai dari bagian pendaftaran sampai yang menyuntikkan vaksin agar segera bersiap dan memulai kegiatan vaksinasi.
Ditemui usai bersepeda, Ganjar mengatakan pengaturan vaksinasi sebenarnya mudah. Petugas sudah berpengalaman saat menggelar vaksinasi massal untuk petugas publik.
“Kita pernah melakukan itu kok, tinggal diatur saja. Mungkin tadi temen-temen tidak siap ketika mereka (warga) datang sebelum membuka. Itu yang mesti diperhatikan oleh semuanya,” ucap Ganjar.
Ganjar mengapresisasi Satpol PP Kota Semarang yang cepat merespon dan membantu menertibkan warga yang membludak dan menunggu di depan kantor Gubernur meski gerbang sudah ditutup.
“Maka temen-temen sudah merespon, terima kasih itu sudah bagus dibantu satpol pp kota (semarang) juga,” ujarnya.
Terlepas dari itu, Ganjar memastikan akan ada evaluasi pada pelaksanaan Sentra VAksinasi Gradhika. Terutama pada pendaftaran yang mungkin bisa dilakukan secara online. Ganjar berharap percepatan vaksinasi terhadap lansia tetap bisa berjalan dengan baik.
“(Perbaikan?) ya harus, harus. (pendaftarannya) bisa juga sebenarnya mendaftar dari data yang sudah ada secara online. Tapi kita itu kan mau percepatan, khususnya

Kunjungan Menkes RI di Kabupaten Kudus dalam Pantauan Lonjakan Kasus Covid19

Kudus–Siang ini (05/06), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendampingi Mentri Kesehatan beserta jajaran mengunjungi Kabupaten Kudus.

Agenda kunjungan kali ini adalah mengenai lonjakan kasus baru-baru ini di Kabupaten Kudus. Dalam kunjungannya, beliau mengunjungi beberapa faskes untuk melihat kondisi dan kesiapan di lapangan. Untuk saat ini, beberapa bantuan juga telah dikirimkan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Kudus.

(humas dinkesprov, 5/6)

Semarang–Pagi tadi (04/06), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendapat kunjungan dari Komisi IV DPRD Kab Magelang, Dinkes Kabupaten  Magelang dan Disdikbud Kab Magelang.
Ada beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan, antara lain:
1. Guru-guru belum tervaksin menyeluruh baik guru yang berada bawah wewenang Kemenag maupun dibawah Kemendikbud.
2. Usulan penambahan obat dan APD karena sudah menipis.
3. Membahas ketetapan anggaran yang jelas untuk vaksin
(humas dinkesprov, 4/6)

Intensifikasi Edukasi Pemberdayaan (INTIP) Jogo Tonggo

Ungaran–Hari ini telah dilaksanakan Pertemuan intensifikasi Edukasi Pemberdayaan (INTIP) Jogo Tonggo dengan 29 Kab/Kota yang merupakan pertemuan sebelumnya dengan 6 Kabupaten.
INTIP adalah suatu upaya Jawa Tengah, karena kami sadar bahwa pemberdayaan masyarakat perlu didukung dan pendekatan. Maka setelah pertemuan ini, akan dilakukan pendampingan terhadap proses pemberdayaaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, serta pemantauan dan evaluasi secara berkala.
Yuk ikuti perkembangan INTIP ya
(humas dinkesprov, 3/6)

Kunjungan Kadinkesprov Jateng Ke RSUD Kabupaten Karanganyar

Karanganyar–Hari ini Kadinkes Prov Jateng, dr.Yulianto Prabowo, M.Kes bersama Kadinkes Kab.Karanganyar melakukan kunjungan ke RSUD Kabupaten  Karanganyar dalam rangka meninjau kesiapan Rumah Sakit untuk Ruang isolasi perawatan covid.
Dan kesiapan RSUD Kabupaten Karanganyar untuk ICU untuk pasien covid.
(humas dinkesprov, 30/5)