Tak Berkategori

Dinkesjatengprov Raih Penghargaan Badan Publik Menuju Informatif

www.dinkes.jatengprov.go.id–Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan badan publik menuju informatif. Penghargaan yang diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes ini diterima dalam kegiatan Malam Anugerah KIP Award 2019 di Patra Hotel, Kamis (19/12).

Pada 2019 ini, Komisi Informasi memberikan penilaian kepada OPD provinsi, kabupaten/kota dan desa di Jawa Tengah. Adapun tahapannya, badan publik mengirimkan SAQ (Self assessment Questionnaire). Kemudian verifikasi dan visitasi oleh tim penilai, dan diakhiri dengan uji publik. Proses ini dilakukan secara ketat dan bisa dipertanggungjawabkan.

(ley 19/12)

Tim Verifikasi ODF Provinsi Disambut Bupati Pati

www.dinkes.jatengprov.go.id–Hari ini, telah dilaksanakan verifikasi ODF di Kabupaten Pati.

Tim verifikasi ODF Provinsi Jawa Tengah di sambut oleh Bupati Pati ,  Haryanto SH.MM.M.Si.  Beliau menyampaikan dalam sambutanya  “Saya malu ketika masih ditemukan warga yang Buang Air Besar Sembarangan. Dan apabila lolos, maka saya menghimbau bila ditemukan warga yg masih BABS, maka harus di tindaklanjuti 3×24 jam”.

Ketua tim verifikasi ODF Provinsi Jawa Tengah, dr. Wahyu Setianingsih, M.Kes menyampaikan apresiasinya kepada Kabupaten Pati,  merupakan kabupaten ke 19 kab ODF, dan apabila ditemukan masih ada warga yang BABS, maka harus ditindaklanjuti 3×24 jam.

(humas dinkesprov, 19/12)

Dibuka, Penerimaan Calon Peserta Tugas Belajar Dalam Negeri Bagi SDMK Tahun 2020

www.dinkes.jatengprov.go.id– Program Tugas Belajar bertujuan untuk memenuhi kebutuhan SDM Kesehatan yang memiliki keahlian atau kompetensi dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi serta pengembangan organisasi melalui peningkatan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, sikap dan kepribadian profesional PNS sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam pengembangan karier seorang PNS.

Menindaklanjuti Surat Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nomor DM.02.03/V/2543/2019 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penerimaan Calon Peserta Tugas Belajar Dalam Negeri Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan Tahun 2020, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membuka usulan nama – nama calon peserta tugas belajar beserta berkas kelengkapan selambat – lambatnya tanggal 15 Februari 2019. 

Adapun format berbentuk excel bisa dilihat pada SURAT EDARAN TUBEL 2020 

Calon Peserta Tugas Belajar Yang diusulkan agar telah melalui seleksi di tingkat Kabupaten/Kota/ Unit Kerja Pengusul dengan Mekanisme sesuai dengan Surat Edaran Tubel 2020 BPPSDM Kesehatan Kemenkes RI

(ley, 16/12)

Dharma Wanita Persatuan Dinkesprov Jateng Ajak Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga

www.dnkes.jatengprov.go.id–Dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke-20 Tahun 2019, Dharma Wanita Persatuan mengadakan Donor Darah & Seminar pengelolaan sampah skala rumah tangga. Acara diawali dengan Donor Darah di Ruang Melati dengan pendonor adalah anggota Dharma Wanita Persatuan dan karyawan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Wijaya Kusuma, Dinkesprov Jateng pada Jumat, 13 Desember 2019.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar tentang Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga.  Peserta diberikan edukasi dan praktek tentang  mengelola limbah plastik menjadi ecobrick.  Terlihat para peserta antusias dalam mengikuti seminar dan praktek pembuatan ecobrick.

Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Ecobrick biasanya digunakan untuk membuat furnitur modular, perabotan indoor, ruang kebun, ruang hijau, dinding struktur dan bangunan seperti sekolah dan rumah. Kegiatan yang bermanfaat untuk mendukung 3R (Recycle, Reduce, Reuse).  (humas dinkesprov, 13/12)

Provinsi Jateng Meraih 6 Kategori Penghargaan Apresiasi Program Internsip 2019

www.dinkes.jatengprov.go.id– Penghargaan kembali diterima Provinsi Jawa Tengah di penghujung tahun 2019.  Pada pertemuan Koordinasi Nasional PIDI di Bali tanggal 10-13 Desember 2019. PIDI dan KIDI Jawa Tengah memperoleh 6 juara (juara umum) dari 7 katagori.

Adapun perolehan penghargaan Apresiasi Program Internsip tahun 2019 :

1. Juara I Kategori KIDI dan Sekretariat PIDI Provinsi : Jawa Tengah
2. Juara I Kategori Kab/Kota Paling Fasilitatif Program PIDI : Kabupaten Tegal
3. Juara I Kategori Penulis Profil RS paling inovatif untuk Program Internsip : dr. Nurul Fajri Kurniati ( RS Tk IV dr Asmir Salatiga)
4. Juara I Kategori Wahana PIDI Dambaan : RS Tk IV dr Asmir Salatiga
5. Juara II Kategori Pendamping RS PIDI terajin : dr. Andina Fitriana Manggarwati ( RSUD Pandanarang Boyolali)
6. Juara III Kategori Peserta PIDI Paling Rajin : dr. Risky Maulidah Hasanah ( Peserta PIDI RS Roemani).

Apresiasi disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se- Provinsi Jawa Tengah. (humas dinkesprov, 13/12)

Sosialisasi Teknologi Tepat Guna Dalam Pengembangan Desa Dampingan

www.dinkes.jatengprov.go.d– Dalam Rangka Pengembangan Desa Dampingan, yaitu di Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, dilaksanakan Sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG).  Kegatan ini merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Provnsi Jateng dengan Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Yogyakarta.

Adapun sosialisasi TTG mengenai :
√ Pembuatan perangkap nyamuk
√ Penjernih air
√ Pembuatan pewarna makanan alami.

Adanya sosialisasi Teknologi Tepat Guna ini, khususnya kepada masyarakat desa, dharapkan menjadikan Warga semakin Maju dan Kreatif, khususnya untuk kemajuan Kesehatan. (humas dinkesprov, 12/12)

Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Publik

www.dinkes.jatengprov.go.id–Dua hari yang lalu  (tanggal 10 Desember -11 Desember 2019) dilaksanakan Rapat Koordinasi Peningkatan Informasi Publik Tahun 2019.  Peserta Rakor terdiri dari Dinas Kesehatan Kab/Kota dan UPT Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Pertemuan ini bertujuan agar Badan Publik, khususnya Dinas Kesehatan tahu pentingnya keterbukaan informasi publik dan pelayanan publik yang baik.  Pembangunan kesehatan merupakan sektor yang penting kedua setelah pendidikan, sehingga informasi harus dibuka dan dipublikasikan ke masyarakat sebagai pertanggungjawaban kinerja dari OPD.

Sekarang semua informasi telah dibuka dan dipublikasikan, publik bisa memberikan feedbacknya  agar OPD selalu berbenah menjadi lebih baik. (humas dinkesprov jateng, 12/11)

Inovasi dan Agility, Tantangan Transformasi Struktural

www.dinkes.jatengprov.go.id–Kemampuan kelincahan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan dalam era digitalisasi yang begitu dinamis dan cepat dalam merespon perubahan tatanan, percepatan reformasi birokrasi, struktur, regulasi yang terintegrasi, penyederhanaan alur, sampai perampingan eselonisasi. Kelincahan strategis merupakan kapasitas untuk terus menyesuaikan dan arah strategis dalam bisnis inti untuk menciptakan nilai bagi organisasi, yang didefinisikan sebagai kelincahan organisasi, hampir serupa dengan fleksibilitas, yang diartikan sebagai kemampuan untuk tetap fleksibel dalam menghadapi perkembangan baru (Weber dan Tarba 2014).

Tim manajemen, tanpa kelincahan strategis, tidak akan dapat beradaptasi dengan lingkungan. Mungkin tidak bertahan dalam lanskap yang dinamis dan kompetitif. Karena itu, diperlukan kebijakan strategis dalam pengelolaan aset yang paling berharga, yakni transformasi sumber daya manusia beserta aset yang dimilikinya, baik tangible maupun in-tangible, manajemen pengetahuan, kemampuan manajemen, track-record, kedewasaan dan pengalaman, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk berkolaborasi pemerintah-pendidikan-masyarakat, lintas fungsi, lintas institusi secara tim mengawal percepatan gerbong perubahan guna terwujudnya kinerja organisasi yang berkelanjutan.

Kelincahan organisasi merupakan kemampuan organisasi untuk merespons secara cepat, bersamaan dan tepat waktu. Organisasi yang terintegrasi dengan mitra rantai pasokan, lintas sektoral, cenderung adaptif, fleksibel, responsif, dan lincah. Kelincahan merupakan kemampuan organisasi untuk memberikan nilai, kepuasan publik, sehingga dapat berkembang secara responsive, turut berperan serta dalam menghadapi era disruptive. Dalam organisasi, kemampuan agility dipertahankan melalui proses penginderaan, merespon, mengonfigurasi ulang, membingkai ulang, mengatur aset, yang berlangsung dalam tim dan individu (Teece, 2007).

Sedangkan sensing mengacu pada penginderaan peluang sebelum terjadi dan mengidentifikasi ancaman kompetitif (Helfat & Peteraf, 2015). Bentuk penginderaan dan cara merespon menjadi berubah karena teknologi menjadi peluang baru dalam mentransformasikan data menjadi informasi (George, Haas, & Pentland, 2014), dimana mengonfigurasi ulang dan mengatur aset adalah tentang menggabungkan, mengonfigurasi dan meningkatkan aset perusahaan pada berbagai tingkat organisasi (Helfat & Peteraf, 2015). Guna menekan kompleksitas dan ketidakpastian diperlukan kecepatan dan ketangkasan inovasi. Hal ini penting untuk mendorong munculnya inisiatif yang mendorong organisasi semakin lincah (Kasali R, 2018). Tidak terelakkan peran teknologi informasi dan digitalisasi memiliki peran sangat vital dalam percepatan inovasi organisasi, yang mendorong organisasi berkompetisi dan melakukan inovasi-inovasi baru. Disinilah diperlukan peran transformasi aparatur sipil yang memiliki kemampuan kelincahan dan kecepatan dalam melakukan penginderaan dan merespon terhadap perubahan. Kemampuan bertransformasi dan beradaptasi, tidak hanya bereaksi cepat terhadap perubahan, namun secara aktif menciptakan perubahan, dimana inovasi, kreativitas, dan pengambilan risiko dihargai. Proses adaptif dalam sistem sosio-ekologis yang kompleks dan peran inovasi sosial dalam adaptasi tersebut merupakan ikatan erat yang berbeda, yang dibawa oleh agen perubahan sosial melalui aktor sosial, ekonomi dan negara (Baker, S & Mehmood, A. 2015).

Untuk meningkatkan interaksi manusia-lingkungan yang berkelanjutan, diperlukan flexibilitas dan inovasi, salah satunya inovasi sosial, disini transformasi struktural dapat memainkan peran kunci dalam memicu peningkatan kinerja organisasi yang semakin berkinerja, mendorong smart society, dimana masyarakat menjadi lebih adaptif dan berdaya, menjadi bagian ekosistem pembelajaran yang efisien, dalam peningkatan pelayanan publik, kepuasan dan kemandirian masyarakat, yang berdasarkan pada hubungan kemitraan dan partisipasi, alturisme dan niat baik, yang didasarkan pada nilai persatuan untuk keadilan sosial dan kepentingan umat. Semoga. (*)

Penulis : Mufti Agung Wibowo, S.Kom, M.IT –Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Unissula dan Kasi Manajemen Informasi Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. 

Dipublikasikan di Koran RadarSemarang Jawa Pos (Rabu, 11 Desember 2019 )

Peringatan HKN dan Hari AIDS Sedunia di Balkesmas Wilayah Tegal

www.dinkes.jatengprov.go.id– Kegiatan Peringatan HKN dan Hari AIDS Sedunia diselenggarakan oleh salah satu UPT Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yaitu Balkesmas Wilayah Tegal.

Jenis kegiatannya adalah sebagai berikut :

√ Kuis diperuntukkan pelajar SMK SMA yang hadir di acara tersebut,
√ Senam peregangan ala SMILES
√ Tes HIV gratis untuk pelajar SMAN 1 dan SMKN 1 Tegal.
√ Sharing masalah HIV aids dengan penderitanya

(humas dinkesprov, 10/12)

Jateng Terbaik dalam SistemPencegahan Korupsi Tingkat Nasional

www.dinkes.jatengprov.go.id– Gubernur Jawa Tengah menerima penghargaan Pemerintah Daerah Provinsi Dengan Predikat Terbaik Capaian Aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Secara Nasional Tahun 2019.

Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2019 di Gedung Merah Putih KPK RI , Kuningan, Jakarta.  Hal ini diperoleh setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperoleh *Capaian Kinerja 93 % Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi* yang dilaporkan secara periodik dengan menggunakan tools MCP (Monitoring For Prevention) oleh KPK RI.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Senin (9/12/2019).

Ganjar Pranowo mengatakan, penghargaan tersebut merupakan buah kerja keras yang dilakukannya bersama instansi di lingkungan Pemprov Jateng. Meskipun menurutnya, masih banyak hal yang harus ditingkatkan.

Penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam pencegahan korupsi bukanlah yang pertama diterima Pemprov Jateng. Sebelumnya, Jateng beberapa kali mendapat penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam pencegahan korupsi oleh KPK, Kemendagri dan instansi terkait.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa pencegahan korupsi harus ditekankan oleh semua pimpinan daerah dan instansi pemerintahan. Pemerintah lanjut dia, akan terus melakukan perbaikan regulasi dan tata kelola diimbangi pengawasan efektif dan melibatkan publik melalui keterbukaan informasi publik. (9/12)