Tak Berkategori

Kerja Sama dengan Queensland University of Technology dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

www.dinkes.jatengprov.go.id–Rabu, 10 Juli 2019 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Queensland University of Technology-School Public Health and Social Work Faculty of Health, dalam hal peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Jateng.

Kerjasama meliputi digitalisasi Sistem Informasi Kesehatan dan penguatan kapasitas manajemen krisis dan penanganan kedaruratan atau kejadian luar biasa (KLB).  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dr Yulianto Prabowo, M.Kes menyebutkan bahwa kerjasama selama 5 tahun ini juga mencakup manajemen pengelolaan limbah medis serta penanganan pelayanan kesehatan masyarakat dan rumah sakit tanpa sekat. Yaitu, pelatihan sumber daya manusia, nutrisi, psikologi dan penanganan trauma.

Sehari sebelumnya diadakan penandatanganan MOU kerjasama Sister Province Jateng dengan Queensland antara Wagub Jateng Bp. H. Taj Yasin Maimoen dg Premiere Queensland.

(humas dinkesjatengprov, 10/7)

Reviuw Raperda Sistem Kesehatan Provinsi (SKP)

www.dinkes.jatengprov.go.id–Tanggal 9 Juli kemarin, telah dilaksanakan Pertemuan “Reviu Materi Muatan Perda Wilayah II”. Perda yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Sistem Kesehatan Provinsi (SKP), yang disusun sebagai inisiatif DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi E yang melibatkan pihak terkait.

Dengan adanya Raperda SKP ini, diharapkan  dapat segera diajukan dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah dan disahkan menjadi Perda sebagai peraturan dalam pengelolaan pembangunan kesehatan di tingkat Provinsi yang kuat, lebih implementatif dan bersifat mengikat dan sesuai keunikan yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

(humas dinkesjateng, 9/7)

Dibutuhkan komitmen kuat untuk mencapai Kudus menjadi Kabupaten STBM

www.dinkesjatengprov.go.id–Hari ini 10 Juli 2019, Seksi Kesling dan Kesjaor Dinkesprov Jateng melaksanakan advokasi dan penguatan kapasitas aparatur se Kab Kudus dipimpin langsung oleh Bupati Kudus, Bapak Ir. H. Muhammad Tamzil,MT di ruang rapat command center Kabupaten Kudus.

Tujuannya agar mencapai Kudus ODF (pilar 1), ( stop BABS) dan pelaksanaan 4 pilar ( CTPS, pengelolaan makanan dan minuman rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan limbah rumah tangga). Dibutuhkan komitmen yg kuat dan pemahaman yg sama utk mencapai kebutuhan kudus menjadi kabupaten STBM.

Ayo semangat Kabupaten Kudus!
Kudus pasti bisa!

(humas dinkesjatengprov, 10/7)

Orientasi Kesehatan Kerja dan Olahraga Bagi Petugas 35 Kabupaten/Kota Se-Jateng

www.dinkes.jatengprov.go.id–Senin, 8 Juli 2019, Kali ini kegiatan diselenggarakan oleh seksi kesehatan lingungan, kesehatan kerja dan olahraga nih … Yang berlangsung sejak hari ini, 8 Juli 2019 sampai 11 Juli mendatang.

Kenapa perlu dilaksanakan?
Guna meningkatkan pemahaman dan ketrampilan petugas kesehatan dalam pengelolaan kegiatan kesehatan kerja dan kesehatan olahraga di Puskesmas.

Pesertanya adalah petugas pengelola program kesehatan kerja dan kesehatan olahraha di puskesmas dari 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah.

Semoga dengan kegiatan ini akan mempertebal ilmu dan para petugas mampu mempraktekkan di lapangan… Dan bisa berkontribusi lebih banyak untuk meningkatkan Kesehatan di Jateng pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya…

(humas dinkesjatengprov 8/7)

Peresmian Gedung IBI Jateng

www.dinkesjatemgprov.go.id–Sabtu, 6 Juli 2019. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menghadiri Peresmian Gedung IBI (Ikatan Bidan Indonesia) yang juga merupakan peringatan HUT IBI ke 68.

HUT IBI tahun ini mengusung tema “Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan Kebidanan”.

Semoga IBI semakin berperan dalam kemajuan di bidang kesehatan, terutama dalam melindungi Hak Kesehatan Reproduksi.

(humas dinkesjatengprov, 6/7)

Penguatan Bank Data Kesehatan Menjadi Keharusan

www.dinkesjatengprov.go.id–Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 27 Juni 2019, membuka kegiatan Pertemuan Pencatatan dan Pelaporan Data Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Dalam arahannya, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes berharap kegiatan ini memperkuat Bank Data Kesehatan baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota.  Peran Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota diharapkan mewujudkan integrasi Data Kesehatan di tingkat Kabupaten/Kota dan dukungan guna optimalisasi integrasi SIK Jawa Tengah sehingga data dan informasi yang evidence based dapat mensupport capaian RPJMD.

Peserta pertemuan ini sejumlah 60 orang terdiri dari 35 orang Peserta Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan 25 orang peserta UPT dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu perlu diketahui bahwa di  tahun 2019, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah  telah mengembangkan unit baru terkait PSC 119 Provinsi Jateng, karenanya dibutuhkan Support PSC119 Kabupaten/Kota, baik dari sisi infrastruktur maupun sistem informasi nya. Sistem Pencatatan dan pelaporan posko yang dikembangkan secara online yang sudah diterapkan pada Posko Mudik 2019 masih butuh penyempurnaan guna persiapan Pelaporan Posko Nataru, akhir Desember ini.

Kegiatan yang berlangsung di GrandEdge Hotel Semarang tersebut berlangsung hangat disertai diskusi, hal ini dikarenakan turut hadir narasumber dari Pusdatin Kementerian Kesehatan RI (Yudianto, S.KM,M.Si) dan Praktisi PSC 119. (28/6)

Audiensi Pembentukan Pergub Komatda Jawa Tengah

www.dinkes.jatengprov.go.id–Senin, 24 Juni 2019, Ketua Komite Mata Nasional, Bapak Andi F Noya dan jajarannya. berkunjung ke  Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dalam rangka audiensi pembentukan Pergub Komatda Jawa Tengah.

Komite Mata Nasional (Komatnas) adalah suatu organisasi independen yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat seperti jurnalis/ penggiat media, LSM, organisasi profesi (misalnya Persatuan Dokter Mata Indonesia, Perdami; dan swasta (misalnya Gabungan Pengusaha Optik Indonesia, GAPOPIN). Dasar dibentuknya Komatnas adalah melalui SK Menteri Kesehatan Nomor HK 02.02/Menkes/155/2015 tanggal 15 April 2015, dengan mandat utama mendukung pemerintah dalam melakukan Penanggulangan Gangguan Penglihatan (PGP) dan pencapaian Universal Eye Health pada tahun 2030.

Saat ini, Indonesia berada pada peringkat pertama negara dengan prevalensi tinggi kebutaan yang dapat dihindari (avoidable blindness) di wilayah Asia Tenggara. Data hasil Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014 – 2016 menunjukkan Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu dari 15 provinsi di Indonesia yang berkontribusi pada tingginya prevalensi nasional. (24/6)

Bintek Kehumasan Kesehatan Provinsi Jateng

www.dinkesjatengprov.go.id–Senin, 17 Juni 2019. Bagaimana menjadi Humas yang lebih baik dan keren? Acara yang berlangsung selama 2 hari, 17-18 Juni 2019 karena banyak hal yang perlu dikupas habis di era digital 4.0 saat ini.

Bagaimana cara membuat website yang baik, tips n trick mengelola media sosial, dan yang utama paham dan melaksanakan fungsi humas dengan tepat di bahas dengan detail. Narasumber nya diantaranya dari Kementerian RI, Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, dan Praktisi dari UKSW.

Turut hadir pula Bapak Kadinkes Prov. Jateng yang membuka acara Bimbingan Teknis Kehumasan 2019 di Lingkungan Dinkes Se Provinsi Jateng. Acara berjalan lancar, dan sebagai seorang Humas harus bisa foto, posting dan mengelola medsos lebih baik. (humas dinkesjatengprov 18/6)

Implementasi Pencegahan Korupsi Melalui Platform Jaga

www.dinkes.jatengprov.go.id–Sabtu,15 Juni 2019, Kegiatan hari ini Kadinkes beserta jajaran menghadiri acara Workshop Pencegahan Korupsi di Bidang Kesehatan Melalui Platform JAGA. Platform JAGA adalah aplikasi yang diinisiasi oleh KPK bekerjasama dengan Kementrian dan Lembaga untuk menyajikan data seputar informasi publik yang dimiliki oleh Kementrian dan Lembaga dalam upaya pencegahan korupsi. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Solo, perwakilan Pemerintah Kota Solo, perwakilan mahasiswa bidang studi kesehatan, CSO leader, dosen dan guru bidang studi kesehatan, perwakilan serikat pekerja/serikat buruh, perwakilan asosiasi perangkat desa dan PKK, perwakilan asosiasi profesi bidang kesehatan, dan perwakilan Dinas Kesehatan dari Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DI Yogyakarta.

Aplikasinya sudah tersedia di Play Store. Ayo mulai pelajari hak-hak kalian dibidang kesehatan dan bidang lainnya yang dijamin oleh pemerintah! (humas dinkesjatengprov, 16/6)

Pengukuran Kebugaran Jasmani Karyawan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2019

www.dinkes.jatengprov.go.id–Hari ini, Jumat 14/6 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pengukuran Kebugaran Jasmani Karyawan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2019.  Hal yang perlu dipersiapkan sebelum pengukuran dimulai, adalah :

  • Tidur cukup minimal 7 jam sehari sebelumnya,
  • Tidak melakukan aktifitas berat yang dapat menimbulkan kelelahan sehari sebelumnya,
  • Tidak merokok, minum kopi dan alkohol minimal 3 jam sebelumnya,
  • Makan tidak terlalu berat, dan tidak minum obat 30 menit sebelum kegiatan dimulai,
  • Jalan cepat atau lari sesuai kemampuan (jangan dipaksakan) dan harus konstan sejak awal

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan secara teknis tentang pelaksanaan Pengukuran Kebugaran tsb. Sebelumnya dilakukan pengukuran kesehatan seperti tensi, BB, nadi dll.  Peserta akan mengelilingi Lapangan Tri Lomba Juang sebanyak 4 kal, kemudian diukur kecepatan dan waktunya dan dibandingkan dengan tabel. Apabila hasilnya kurang bugar, bisa berlatih terus untuk mencapai hasil Bugar.  (14/6)