Penyempurnaan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah dalam Forum Perangkat Daerah Penyusunan Renja 2020

www.dinkes.jatengprov.go.id, Semarang — Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes,  dalam Forum Perangkat Daerah Penyusunan Renja 2020 sebagai optimalisasi sumber-sumber pendanaan (APBD, CSR, dll).  Forum yang diselenggarakan tanggal 14 Maret 2019 di Aula Wijaya Kusuma Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah ini memperoleh masukan dari pemangku kepentingan guna penajaman target, kinerja, sasaran, program dan kegiatan sebagai dasar penyempurnaan rancangan awal Renja Perangkat Daerah tahun 2020.

Ditegaskan dalam pertemuan tersebut, forum ini penting mengingat bahwa target Jawa Tengah 5 Tahun kedepan antara lain AKI < 70; AKB < 7; Balita stanting < 20 %; Eliminasi HIV / AIDS; Eliminasi TBC; Eliminasi Malaria; Menurunkan prevelensi, hipertensi, DM, Kanker, Obesitas dan Gangguan Jiwa; Stop BABS, alases jamban 100%.

Lebih lanjut disampaikan Program unggulan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yaitu Program 5 Ng Jawa Tengah antara lain  berupa (1) Surveilan Ibu Hamil.  Survailan ini untuk mengetahui Jumlah kehamilan Ibu Hamil resiko tinggi di Kab/Kota selama satu tahun dengan menggunakan Teknologi Informasi ( Aplikasi 5NG,SIKIB dan MAPKIB ); (2) Pengambilan keputusan berbasis Evidance ( Fakta/Data ) pada level kebijakan di daerah ( Alokasi Anggaran ) di tingkat program untuk menentukan kegiatan yang tepat. Dan (3) Intervensi secara komperhensif dan terpadu : Intervensi yang Lintas Program / Lintas Sektoral terpadu ( Kursus Catin, OSOC ).

Saya berharap untuk output forum perangkat daerah ini yaitu permasalahan utama dan strategi untuk penanganan tahun 2020; rencana dan forum kegiatan untuk penanganan permasalahan; sinergitas kegiatan untuk penanganan permasalahan  lintas sektor dan target sasaran dan fokus perencanaan program / kegiatan.

Demikian akhir dari penyampaian sambutan kegiatan tersebut. (mik 14/3).

Print

About dinkes

Leave a Reply

Your email address will not be published.