Print

PENGUATAN INTEGRASI BANK DATA 2018

www.dinkesjatengprov.go.id–Perkembangan Sistem Informasi berbasis elektronik di Provinsi Jawa Tengah saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengembangkan Government Resources Management System Provinsi Jawa Tengah, (GRMS) yang merupakan bangunan sistem aplikasi terintegrasi proses bisnis internal birokrasi yang merupakan system pengelolaan keuangan pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna monitoring dan evaluasi kinerja birokrasi secara real-time, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi (dr. Yulianto Prabowo, M.Kes) 14/02/2018.

Lebih rinci dijelaskan bahwa, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah mengembangkan bridging data kesehatan Provinsi Jawa Tengah berupa Aplikasi Dakes (data kesehatan) yang terdiri dari indikator capaian RPJMD yang dikembangkan secara bertahap (tahap awal terdiri dari 13 variabel)

Namun berbagai masalah masih dihadapi dalam penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan seperti kegiatan pengelolaan data dan informasi yang belum terintegrasi dan terkoordinasi dalam satu mekanisme yang baik, adanya tumpang tindih dalam pengumpulan dan pengolahan data kesehatan, dan masih adanya pengumpulan data yang dilakukan berulang oleh unit – unit berbeda sehingga bukan tidak mungkin terjadinya duplikasi kegiatan dan duplikasi data. Selain itu, kondisi tersebut mengakibatkan rasio beban administrasi di fasilitas pelayanan kesehatan menjadi lebih besar. Sulitnya mengakses data pada sistem yang tidak terintegrasi akan menjadi kendala dalam penyediaan informasi sehingga manajemen program kesehatan masyarakat yang berbasis bukti sulit dillakukan.

Perbedaan aplikasi SIMPUS yang digunakan oleh Puskesmas menjadi kendala integrasi data di level kabupaten dan provinsi. Dalam rangka menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan penguatan Sistem Informasi Kesehatan untuk menghasilkan data dan informasi kesehatan yang andal dan mudah diakses.

Dashboard Integrasi Data Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang telah diawali pada 9 Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota terpilih (DKK Kota Semarang, Kota Tegal, Kota Surakarta, Pemalang, Purworejo, Jepara, Cilacap, Purbalingga dan Brebes), menjadi tonggak awal Integrasi Sistem Informasi Kesehatan Jateng.

Peran Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota diharapkan mewujudkan integrasi Data Kesehatan di tingkat Kabupaten/Kota dan dukungan guna optimalisasi integrasi SIK Jawa Tengah sehingga data dan informasi yang evidence based dapat mensupport capaian RPJMD.

Seiring dengan perubahan-perubahan kebijakan, politik, dan sebagainya, tantangan kedepan semakin berat dan kompleks, untuk itu diperlukan kemauan, kesungguhan, kekuatan tekad, keseriusan, kebersamaan, dan kerjasama dengan seluruh pemegang program, lintas sektor, dan pemangku kebijakan.

Saya betul – betul nderek nitip, dengan kerja sama semua pihak, kita bersatu mewujudkan sinergitas dalam penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan di Jawa Tengah.

Semoga kita senantiasa dapat melaksanakan apa-apa yang menjadi tanggung jawab tugas pokok dan fungsi kitadengan niat yang baik, semangat kerja sama, kerja keras, rasional, dan ikhlas. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan rahmat dan berkahnya kepada kita semua. Demikian pesan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dalam acara pembukaan acara tersebut. (mik-14/02/18).

About dinkes

Leave a Reply

Your email address will not be published.