sesli sohbet duvar kağıdı seslichat
PERTEMUAN OBAT TRADISIONAL DAN KOSMETIKA
image image image image image image image image image image image image image image image image
  • KOMDAT 2017
    KOMDAT 2017  
  • LKJIP 2015-2016
    LKJIP DINAS KESEHATAN TAHUN...
  • IMUNISASI MR
      IMUNISASI MR  

Top New :

    HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA, KESEHATAN JIWA YANG PRIMA MEWUJUDKAN  PRODUKTIVITAS KERJA DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA  2017 (MENTAL HEALTH IN THE WORKPLACE) 10 Oktober 2017

PERTEMUAN OBAT TRADISIONAL DAN KOSMETIKA

                                         

FARMASI1

Pembinaan UJG, UJR Serta Penggunaan Obat Tradisional Untuk      Preventif dan Kosmetik Dalam Negeri – Sosialisasi UJG, UJR ke Masyarakat

Brebes, 29 Agustus 2017

Obat tradisional di Indonesia yang dikenal dengan nama jamu merupakan bagian dari budaya bangsa sejak berabad-abad lalu dan penggunaannya didasarkan pada pengetahuan empiris. Hasil Riset Kesehatan dasar 2010 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang mengkonsumsi jamu adalah sebesar 59,12% yang terdapat pada semua kelompok umur dan dari jumlah tersebut 95,60% dapat merasakan manfaat jamu terhadap kesehatan. Sementara itu, total penjualan jamu nasional meningkat dari tahun ke tahun, tahun 2006 senilai 5 triliun rupiah, 2007 sebesar 6 triliun, tahun 2008 sebesar 7,2 triliun rupiah, tahun 2010 sebesar 10 triliun dan 2011 diperkirakan sebesar 11 triliun.

Data pengawasan obat tradisional yang dilakukan oleh Badan pengawas Obat dan Makanan tahun 2011 menunjukan bahwa dari 11.262 sampel obat tradisional, sebanyak 19,41% ternyata tidak memenuhi syarat. Untuk melindungi masyarakat dari hal-hal yang merugikan kesehatan sebagai akibat dari pembuatan obat tradisional yang tidak memenuhi syarat mutu serta untuk menjamin keamanan, mutu, dan kemanfaatan obat tradisional yang dikonsumsi oleh masyarakat, diperlukan proses pembuatan yang higienis dan menggunakan jamu yang tidak berisi bahan kimia obat. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan menunjukkan bahwa penggunaan bahan kimia obat (BKO) masih banyak di dalam jamu yang beredar. Usaha jamu gendong (UJG) dan usaha jamu racikan (UJR)merupakan pelaku usaha yang menggunakan jamu pabrikan dan jamu racikan sendiri yang langsung dijajakan kepada masyarakat. UJG dan UJR tidak memerlukan izin tetapi harus terdaftar untuk melaksanakan usahanya, namun para pelaku usaha perlu ditata dan dibina.Salah satu bentuk pembinaan yang tepat diantaranya adalah Workshop Pembinaan UJG dan UJR.

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Visit

Visitors
4
Articles
267
Web Links
4
Articles View Hits
1515961

Video Streaming

GERMAS 2017

LIKES JATENG

Video Lainnya

Member Login



driving theory test antalya rent a car