sesli sohbet duvar kağıdı seslichat
HARI TB SEDUNIA 2017
image image image image image image image
  • KOMDAT 2017
    KOMDAT 2017  
  • LKJIP 2015-2016
    LKJIP DINAS KESEHATAN TAHUN...
  • IMUNISASI MR
      IMUNISASI MR  

Top New :

   Selamat Hari Jadi Ke-67 Provinsi Jawa Tengah, JATENG Responsif, Kompetitif, Inovatif dan Kreatif. 15 Agustus 2017

HARI TB SEDUNIA 2017

“Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas TB” melalui aksi “Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh (TOSS) di Keluarga!”

Hari Tuberkulosis Sedunia atau World Tb day, akan diperingati kembali pada tanggal 24 Maret 2017. Tanggal 24 Maret 1882 merupakan tanggal dimana dr Robert Koch, seorang ilmuwan mengumumkan bahwa ia telah menemukan penyebab dari penyakit Tuberkulosis, yakni Mycobacterium tuberculosis. Pada saat itu, wabah Tuberkulosis sedang menyebar di Eropa dan Amerika, yang menyebabkan kematian satu dari tujuh orang. Untuk mengenang jasanya inilah, maka tanggal 24 Maret ditetapkan sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia. Peringatan Hari TB Sedunia , ditujukan untuk membangun kesadaran umum tentang Tuberkulosis serta usaha-usaha untuk mengurangi penyebaran wabah tersebut.

 

Meskipun penemuan bakteri ini sudah lebih dari seratus tahun lalu, hingga saat ini bakteri tersebut masih ada di dunia, belum ada satu negarapun yang berhasil bebas dari tuberculosis.
Penyakit tuberculosis paling sering menyerang paru-paru, walaupun pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain seperti : kelenjar getah bening (limfadenitis TB), tulang belakang (Spondilitis TB), selaput otak (meningitis TB), perut (peritonitis TB), kulit, dan tenggorokan (laryngitis TB). Diagnosanya ditegakkan berdasarkan gejala klinis, pemeriksaan jasmani, pemeriksaan bakteriologi, radiologi, dan pemeriksaan penunjang lainnya.

Tema pada Peringatan Hari TB Sedunia tahun 2017 adalah "Gerakan masyarakat menuju lndonesia bebas Tuberkulosis (TB]" bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan pemangku kebijakan dalam mendukung program penanggulangan TB serta menempatkan TB sebagai isu utama di semua sektor masyarakat. Selain itu penyebarluasan informasi tentang TB kepada masyarakat akan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian untuk mencegah penularan TB yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Latar Belakang dari peringatan TB Day ini adalah berdasarkan data dari WHO Global Tuberculosis Report 2016 menyatakan bahwa Indonesia dengan jumlah penduduk 254.831.222, menempati posisi kedua dengan beban TB tertinggi di dunia. TB di Indonesia juga merupakan penyebab nomor empat kematian setelah penyakit kardiovaskular.
Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan memiliki target “Indonesia Bebas TB 2050”. Untuk mencapai target “Indonesia Bebas TB 2050”, peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam membantu menemukan kasus TB dan membantu melakukan pengawasan terhadap pengobatan pasien TB sampai sembuh, agar rantai penularan TB di Indonesia dapat dihentikan. Adanya dukungan dari masyarakat dapat memberikan semangat positif dan kepatuhan pasien untuk minum obat.
masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang TB dan bagaimana mengakses pengobatan. Belum baiknya pengetahuan masyarakat tentang TB dan adanya pengobatan gratis bisa mengakibatkan terlambatnya mereka mencari pengobatan atau tidak berobat yang berkontribusi pada tingginya prevalensi TB.Survei memperkirakan prevalensi TB sebesar 660/100.000 atau berarti bahwa 0,65% populasi Indonesia menderita TB, atau setara 1.600.000 kasus TB, dimana tiap tahun terjadi 1.000.000 kasus baru. Sementara case detection rate hanyalah sebesar 33% atau sekitar 670.000 untuk kasus-kasus yang hilang.

Program TOSS TB (Temukan TB, Obati Sampai Sembuh) yang telah dicanangkan Kementerian Kesehatan sejak April 2016 diharapkan mampu menggerakkan masyarakat untuk turut serta menemukan kasus-kasus TB baru yang ada di lingkungan sekitar dan memantau pengobatannya hingga tuntas.

Pelaksanaan peringatan Hari TB Sedunia tahun 2017 dapat dijadikan sebagai momentum Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas TB dimana kesadaran masyarakat tentang bahaya TB meningkat dan dilakukan melalui aksi Gerakan Temukan TB Obati Sampai Sembuh (TOSS TB) yang merupakan kegiatan penemuan secara aktif dan masif sekaligus mendorong pasien TB untuk berobat hingga sembuh.

Menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal PM.01.01/III/264/20.17 tertanggal 17 Pebruari 2017 perihal Pemberitahuan Hari TB Sedunia Tahun 2017, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Balkesmas Semarang dan Aisyiyah Jawa Tengah akan menyelenggarakan Peringatan Hari TB Sedunia Tahun 2017 sebagai berikut :
1. Gerakan Ketuk Pintu dalam rangka kampanye gerakan masyarakat menuju Indonesia bebas TB. Kegiatan ini sudah dilaksanakan secara serentak di 35     kab/kota mulai tanggal 6 Maret 2017, dengan target 1400/kab/kota
2. Siaran Radio dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi dan RSUP dr Kariadi, tanggal 23 Maret 2017, jam 15.00
3. Siaran TVRI dengan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, RSUP dr. Kariadi dan PW Aisyiah Jawa Tengah
4. Kampanye gerakan masyarakat menuju Indoensia bebas TB berupa penyuluhan, pemeriksaan fungsi paru, smoker analyzer, dan konsultasi gratis     terkait penyakit tuberkulosis. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada acara car free day, hari minggu, 19 Maret 2017 bertempat di halaman Bapelkes Salaman di Semarang, bekerjasama dengan Balkesmas Semarang dan Aisyiyah.

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Visit

Visitors
4
Articles
255
Web Links
4
Articles View Hits
892670

Video Streaming

GERMAS 2017

LIKES JATENG

Video Lainnya

Member Login



driving theory test antalya rent a car