sesli sohbet duvar kağıdı seslichat
Dinkes Jateng
image image image image image image image image image image image image image image image image
  • KOMDAT 2017
    KOMDAT 2017  
  • LKJIP 2015-2016
    LKJIP DINAS KESEHATAN TAHUN...
  • IMUNISASI MR
      IMUNISASI MR  

Top New :

    HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA, KESEHATAN JIWA YANG PRIMA MEWUJUDKAN  PRODUKTIVITAS KERJA DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA  2017 (MENTAL HEALTH IN THE WORKPLACE) 10 Oktober 2017

SOSIALISASI UKOM JABFUNG KESEHATAN

ukomuNGGAHSOSIALISASI UJI KOMPETENSI JABATAN FUNGSIONAL KESEHATAN

          Semarang, dinkesprovjateng.go.id - Kesehatan merupakan hak asasi manusia yaitu setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau juga merupakan hak seluruh masyarakat indonesia. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi , dalam rangka melakukan uaya kesehatan tersebut perlu didukung dengan sumber daya kesehatan, khususnya tenaga kesehatan yang memadai baik dari segi kualitas, kuantitas maupun penyebarannya. Sumer daya manusia yang kompeten dan profesional merupakan intellectual capital yang tidak ternilai harganya dan menjadi keunggulan yang kompetitif dalam persaingan global. Sumber Daya Manusia yang konsepsional, sistematis, konsisten dan berkesinambungan. Biasanya dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan serta pengembangan karir di tempat kerja.

PISPK DI KABUPATEN GROBOGAN

PISPKGROBOGANUNGGAH

SOSIALISASI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA DI KAB. GROBOGAN

SENIN, 2 OKTOBER 2017

 

Program Indonesia Sehat merupakan agenda ke-5 dari Nawa Cita Presiden RI, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Pendekatan yang digunakan yaitu Paradigma Sehat dengan mengutamakan kegiatan promotif dan preventif, dengan sasaran difokuskan kepada keluarga. Program Indonesia Sehat ini selanjutnya dituangkan dalam bentuk rencana jangka menengah Kementerian Kesehatan yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

Untuk mewujudkan Program Indonesia Sehat maka perlu adanya peningkatan pelayanan kesehatan secara berjenjang mulai dari tingkat pertama (Puskesmas, klinik, dan praktik perorangan, termasuk dokter layanan primer). Dalam penyelenggaraan Puskesmas ditetapkan adanya 6 (enam) prinsip yang harus ditaati, yakni: paradigma sehat, pertanggungjawaban wilayah, kemandirian masyarakat, pemerataan, teknologi tepat guna,serta keterpaduan dan kesinambungan.

BANTUAN PENDIDIKAN

PERTEMUAN OBAT TRADISIONAL DAN KOSMETIKA

                                         

FARMASI1

Pembinaan UJG, UJR Serta Penggunaan Obat Tradisional Untuk      Preventif dan Kosmetik Dalam Negeri – Sosialisasi UJG, UJR ke Masyarakat

Brebes, 29 Agustus 2017

Obat tradisional di Indonesia yang dikenal dengan nama jamu merupakan bagian dari budaya bangsa sejak berabad-abad lalu dan penggunaannya didasarkan pada pengetahuan empiris. Hasil Riset Kesehatan dasar 2010 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang mengkonsumsi jamu adalah sebesar 59,12% yang terdapat pada semua kelompok umur dan dari jumlah tersebut 95,60% dapat merasakan manfaat jamu terhadap kesehatan. Sementara itu, total penjualan jamu nasional meningkat dari tahun ke tahun, tahun 2006 senilai 5 triliun rupiah, 2007 sebesar 6 triliun, tahun 2008 sebesar 7,2 triliun rupiah, tahun 2010 sebesar 10 triliun dan 2011 diperkirakan sebesar 11 triliun.

REHABILITASI NARKOBA

PROGRAM INDONESIA SEHAT

PERTEMUAN KOORDINASI IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA SEHAT

 DENGAN PENDEKATAN KELUARGA TAHUN 2017

SEMARANG, 8 – 10 AGUSTUS 2017

Pembangunan kesehatan nasional selama beberapa dasa-warsa terakhir telah menunjukkan keberhasilan, yang salah satunya ditandai dengan membaiknya angka usia harapan hidup,  menurunnya berbagai angka kesakitan dan kematian yang telah ditetapkan sebagai indikator pembangunan kesehatan masyarakat.

Keberhasilan tesebut seyogyanya tidak membuat kita lengah, karena dibalik membaiknya indikator derajat kesehatan tersebut,  masih dijumpai berbagai masalah kesehatan yang dialami oleh masyarakat dan bangsa Indonesia yaitu masih belum berhasil mencapai “Indonesia Sehat” sebagaimana yang dikehendaki dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

DUTA GIZI KELOMPOK DUKUNGAN SEBAYA (KDS)

DUTA GIZI KELOMPOK DUKUNGAN SEBAYA (KDS) ARJUNA PLUS BALKESMAS SEMARANG MELAKSANAKAN KUNJUNGAN UNTUK SHEERING SESAMA TEMAN SEBAYA ODHA DI KDS BREBES DAN KDS SLAWI SEJATI
Balai Kesehatan Masyarakat Wilayah Semarang
Oleh : Didik Suwarsono

LATAR BELAKANG
Sasaran dari Program Indonesia Sehat adalah meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan. Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran kelompok dukungan sebaya. Kelompok dukungan sebaya (KDS) atau peer support group merupakan kelompok yang bertujuan memberikan dukungan setiap anggota kelompok dalam kehidupan bermasyarakat. KDS dalam bidang HIV/AIDS bertujuan memberikan dukungan bagi orang yang terinfeksi HIV (ODHA) maupun keluarganya. Dukungan yang bersifat holistik dibutuhkan oleh orang yang terinfeksi HIV untuk mengatasi berbagai persoalan baik masalah kesehatan, sosial, dan psikologis, sehingga orang yang terinfeksi HIV/AIDS dapat hidup sehat dan produktif.

Page 1 of 20

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Visit

Visitors
4
Articles
267
Web Links
4
Articles View Hits
1515976

Video Streaming

GERMAS 2017

LIKES JATENG

Video Lainnya

Member Login



driving theory test antalya rent a car