sesli sohbet duvar kağıdı seslichat
Dinkes Jateng
image image image image image image image image image image image image image image image image image image image image image image image image
  • KOMDAT 2017
    KOMDAT 2017  
  • LKJIP 2015-2016
    LKJIP DINAS KESEHATAN TAHUN...
  • IMUNISASI MR
      IMUNISASI MR  

Top New :

  SAYA BERANI SEHAT, Tes HIV - Obati - Pertahankan Pengobatan, LINDUNGI ORANG TERSAYANG DAR HIV.

INFORMASI TUBEL KEMENKES TAHUN 2018

Surat Edaran Tubel KeMenKes 2018

kmenkes 2018

Selengkapnya dapat diDownload

SEHAT MENUJU BUGAR

Salam GERMASa : Bugar, Sehat, Produktif , yess...yesss...!!!

 

Jangan sok sibuk! Mungkin itu yang harus kita sadari selama ini dalam kehidupan, cukup sisihkan waktu 15 menit untuk melakukan sedikit peregangan otot di sela-sela kesibukan dengan pekerjaan kantor,Setiap gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka dan mengakibatkan pengeluaran energi, inilah salah satu pengertian aktivitas fisik. Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, adalah keunggulan aktivitas fisik, berbeda dengan ngegym atau olahraga yang biasanya dilakukan untuk mencapai tahapan kesehatan tertentu.

Kebugaran jasmani merupakan dambaan setiap orang. Dengan tubuh yang sehat dan bugar akan dapat melaksanakan aktivitas. Seseorang yang merasa sehat belum tentu bugar sebab untuk dapat melakukan aktivitasnya tidak hanya dituntut bebas dari penyakit. Namun, orang dituntut juga untuk memiliki kebugaran jasmani. Dengan demikian, ada hubungan yang sangat erat antara kebugaran dan kesehatan.

            Kebugaran jasmani adalah kesiapan dan kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian terhadap beban yang dikerjakan atau dilakukan tanpa menyebabkan kelelahan. Kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan memiliki komponen dasar meliputi daya tahan paru–jantung, kekuatan dan daya tahan otot, kelenturan, dan komposisi tubuh. Komponen dasar tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal dalam kebugaran jasmani jika dilakukan latihan secara rutin.

REKRUTMEN PETUGAS TKHI

SOSIALISASI TUBERKOLUSIS

TuberkolusisUnggahSOSIALISASI IMPLEMENTASI PADUAN PENGOBATAN JANGKA PENDEK PADA

PASIEN TUBERKOLUSIS RESISTEN OBAT

DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2017

Seiring dengan semakin meningkatnya angka penemuan kasus TB saat ini, maka yang perlu menjadi perhatian adalah munculnya kasus TB resistan obat diantara kasuskasus TB sebagai akibat dari pengobatan yang tidak adekuat dan penularan dari pasien TB resistan obat. Salah satu tantangan dalam tatalaksana TB resistan obat yaitu setiap tahun terjadi peningkatan angka kasus pasien putus berobat. Hal tersebut dikarenakan pengobatan TB resistan obat yang relatif lama (20 – 24 bulan) disertai dengan efek samping beragam yang dirasakan oleh pasien. Oleh karenanya dengan dikeluarkannya rekomendasi penggunaan paduan jangka pendek (9 – 11 bulan) untuk pasien TB resistan obat oleh WHO diharapkan dapat meningkatkan angka keberhasilan pengobatan pada pasien TB resisten Obat. Demikian salah satu hal penting yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr Yulianto Prabowo,Mkes didampingi Kepala Bidang P2P dr Tatik Murhayati,Mkes pada acara pembukaan workshop Sosialiasasi Implementasi Paduan Pengobatan Jangka Pendek pada Pasien Tuberkolusis Resisten Obat di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 di Hotel Lor Inn – Karangnyar pada tanggal 25 September 2017.

JEJARING LAOBORATORIUM SWASTA

jejaring labUnggah

 

PERTEMUAN JEJARING LAOBORATORIUM SWASTA DALAM PROGRAM P2 TB

DI WILAYAH KOTA SEMARANG & KOTA SURAKARTA

Semarang, 10 Oktober 2017

Salah satu komponen penting dalam strategi penanggulangan TB adalah tersedianya layanan diagnosis TB yang berkualitas untuk penegakan diagnosis, follow up pasien dan menentukan hasil akhir pengobatan pasien TB. Kualitas pemeriksaan laboratorium TB merupakan inti dari keberhasilan penanggulangan tuberkulosis, demikian arahan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr.Yulianto Prabowo , Mkes pada pembukaan Pertemuan Jejaring Laboratorium Swasta Dalam Program P2 TB Di wilayah Kota Semarang & Kota Surakarta, didampingi oleh Kepala Bidang P2P dr. Tatik Murhayati,Mkes, di Hotel Chanti – Semarang tanggal 10 Oktober 2017

Disampaikan pula oleh Kepala Dinas Kesehatan bahwa Pertemuan jejaring dengan laboratorium sangatlah penting untuk menyamakan persepsi tentang jejaring layanan laboratorium swasta dan mendiskusikan bersama tentang dukungan laboratorium swasta dalam program penanggulangan TB.

WORKSHOP PUBLIC PRIVAT MIX TUBERCULOSIS

mix1unggahWORKSHOP PUBLIC PRIVAT MIX (PPM) TUBERCULOSIS

Banjarnegara, 24-26 Oktober 2017

Salah satu Strategi Nasional Program Penanggulangan TB Tahun 2016-2020 diarahkan untuk peningkatan akses layanan TB yang bermutu dengan prinsip desentralisasi pada Kabupaten/kota melalui jejaring layanan public private mix (PPM) dengan melibatkan semua sektor layanan dan dukungan organisasi profesi serta masyarakat.

Kesenjangan angka penemuan kasus TB dengan angka perkiraan penemuan sekitar 68% dikarenakan dua hal yaitu tidak terdeteksi (undetected ) dan tidak terlaporkan (unreported), Selama ini  data yang masuk dalam Sistem Informasi Terpadu TB (SITT) sebagian besar diperoleh dari pasien yang berkunjung ke puskesmas,   sedangkan pasien-pasien yang mencari pengobatan ke Praktek swasta / Dokter Praktek Mandiri, Klinik, data penemuan kasus  belum terdokumentasi dengan baik di Puskesmas wilayah setempat.

Page 1 of 21

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Visit

Visitors
4
Articles
283
Web Links
4
Articles View Hits
2106631
driving theory test antalya rent a car